Home / Sediaan & Alkes / Parenteral / Perflutren Mikrosfer, Agen Kontras ZAMAN NOW!
ijpst

Perflutren Mikrosfer, Agen Kontras ZAMAN NOW!

Farmasetika.com – Seiring dengan perkembangan zaman, untuk meningkatkan efektivitas obat, banyak teknologi penghantaran obat yang semakin berkembang.

Sistem penghantaran obat baru yang dikenal dengan istilah New Drug Delivery System kian beragam. Salah satunya adalah mikrosfer.

Mikrosfer adalah partikel yang berbentuk menyerupai bola dengan diameter antara 50 nm – 20 µm dan memiliki substansi inti yang biasanya dimanfaatkan untuk diisi dengan molekul obat, namun penggunaan teknologi mikrosfer ini tidak hanya dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas obat saja. Namun, agen lain seperti agen pengontras yang digunakan untuk keperluan diagnosis dapat dikembangkan dalam mikrosfer.

Salah satu contoh agen kontras yang telah menggunakan teknologi penghantaran mikrosfer adalah perflutren.

Apa itu Agen Kontras?

Sebelum mengenal apa itu perflutren, ada baiknya mengenal istilah agen kontras atau yang dikenal dengan Ultrasound Contrast Agents (UCA) yang saat ini digunakan di seluruh dunia baik dalam pengaturan klinis maupun penelitian.

Konsep pencitraan ultrasound yang disempurnakan dengan kontras dimulai pada akhir 1960an, dan agen komersial pertama yang awalnya dikembangkan pada 1980-an. Ultrasound sendiri merupakan prosedur diagnostik khusus, dimana menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk membuat gambar area tertentu di dalam tubuh contohnya jantung.

Pada tahun 2000-an, berhasil diciptakan teknologi yang menghasilkan gambar yang lebih baik yang memungkinkan dokter untuk mendiagnosa pasien dengan lebih baik. Yaitu penggunaan perflutren mikrosfer yang digunakan sebelum melakukan ekokardiografi untuk menghasilkan ekokardiogram yang lebih baik, tajam dan jelas.

Apa itu mikrosfer?

Mikrosfer didefinisikan sebagai salah satu teknologi penghantaran obat dimana terdiri dari partikel berbentuk bola yang memiliki diameter berkisar antara 50 nm – 20 µm dan memiliki substansi inti.

Mikrosfer ini memiliki karakterisitik yang mudah mengalir yang terbuat dari protein dan polimer sintentik yang biodegradable (murah terurai dan aman bagi lingkungan).

Mikrosfer digunakan secara luas untuk sistem pengahantaran obat untuk melindungi komponen obat dari reaksi enzimatik dan penguraian oleh asam (dari lambung) serta dapat digunakan untuk sediaan obat controlled released (lepas terkendali).

Baca :  5 Obat Baru di Bulan Mei 2017 yang Disetujui FDA

Berikut adalah salah satu contoh penyiapan suatu agen dengan menggunakan mikrosfer! Simak video berikut

Apa itu Perflutren?

https://www.drugbank.ca/structures/DB00556/image.svg

Gambar 1. Struktur Perflutren (Drugbank, 2005)

Perflutren adalah agen kontras ultrasound yang digunakan untuk memperbaiki kualitas ekokardiogram (ultrasound jantung). Perflutren bekerja dengan mengubah cara gelombang ultrasound bergerak dalam jantung.

Perflutren membantu ultrasound menggambarkan gambar jantung menjadi lebih tajam dan jelas. Perflutren digunakan untuk memungkinkan segmen tertentu dari jantung terlihat lebih jelas pada ekokardiogram.

Perflutren mengandung mikrosfer lipid dengan gas yang sangat kecil yang bisa merefleksikan gelombang suara dan membantu menciptakan gambaran yang lebih baik. Perflutren akan memungkinkan segmen tertentu bagian dari jantung agar terlihat lebih jelas pada ekokardiogram. Bekerja dengan merubah cara gelombang ultrasound bergerak didalam jantung, perflutren akan menggambarkan citra jantung dengan lebih tajam.

Produk mikrosfer yang telah dipasarkan diantara lain adalah DEFINITY® yang telah mendapat persetujuan untuk diedarkan pada tahun 2016.

Penggunaan dan Informasi mengenai Perflutren

Perflutren diberikan secara intravena sebelum dilakukan proses ekokardiogram. Selama 30 menit setelah injeksi detak jantung, pernafasan, tekanan darah, kadar oksigen dan tanda vital lainya akan diamati secara berkala untuk memastikan tidak adanya reaksi alergi terhadap perflutren. Obat ini hanya diberikan oleh atau di bawah pengawasan langsung dokter dengan pelatihan khusus dalam prosedur ultrasound.

Penggunaan perflutren tidak dianjurkan apabila pasien mempunyai alergi terhadap perflutren, atau jika pasien memiliki kondisi di bawah ini :

  • Alergi terhadap produk darah atau obat yang mengandung albumin.
  • Kondisi jantung yang disebut “cardiac shunt” (Cardiac shunt adalah salah satu kelainan genetik dimana pola aliran darah di jantung yang menyimpang dari sirkulasi normal pada sistem peredaran darah).

Untuk memastikan perflutren aman, pasien perlu memberitahu dokter jika memiliki kondisi cacat jantung bawaan, kondisi paru-paru yang memburuk, terjadinya reaksi alergi selama transfusi darah dan kehamilan.

Perflutren tergolong ke dalam obat kategori B untuk ibu hamil oleh FDA. Namun belum diketahui apakah perflutren bisa membahayakan bayi yang belum lahir dan belum diketahui apakah perflutren masuk ke dalam ASI sehingga dapat membahayakan bayi yang sedang menyusui. Maka dari itu, ibu menyusui dianjurkan untuk menggunakan pompa payudara untuk mengosongkan suplai ASI satu kali setelah pemberian perflutren. ASI yang dipompa tersebut kemudian kumpulkan dan jangan diberikan kepada bayi.

Baca :  Terapi Baru Hipotensi dengan Efedrin Sulfat Segera Diluncurkan di Amerika

Efek Samping Perflutren

Efek samping yang terjadi karena penggunaan obat ini adalah demam, sakit dada, sakit kepala, pusing, muntah, cemas, kardiovaskular dan dispepsia. Reaksi kardiopulmoner adalah reaksi yang terjadi biasanya 30 menit setelah penggunaan perflutren. Resiko reaksi ini akan terjadi pada pasien penderita infark miokardia akut, arteri coroner akut, gagal jantung kongestif yang memburuk dan aritmia jantung.

Hasil Uji Klinis Perflutren

Sebelum dipasarkan, perlu dilakukan uji klinis terlebih dahulu. Uji klinis dilakukan pada Pada uji klinis ini dilakukan pada 1.716 subjek. Diantaranya adalah 1.063 (61.9%) laki-laki dan 653 (38.1%) perempuan, 1328 (77.4%) orang kulit putih dan 258 (15.0%) orang kulit hitam, 74 (4.3%) orang spanyol dan 56 (33.3%) klasifikasi ras dan etnik yang lain. Rata-rata umur dari subjek ini adalah 56.1. dari pengujian tersebut dilaporkan menyebabkan 1,1% dari subjek menderita cardiopulmonary berat yang menyebabkan 8 kematian yang terjadi setelah beberapa hari penggunaan dan 0.8% subjek memutuskan untuk berhenti menggunakan karena mengalami reaksi alergi setelah penggunaan 1

Video Penjelasan Perflutren – https://www.youtube.com/watch?v=DLUq5zSVNu4

Video preparasi Perflutren – https://www.youtube.com/watch?v=q4A2DybUc8A

Referensi

Drugs. 2017. Perflutren. Available at https://www.drugs.com/mtm/perflutren.html [Diakses tanggal 20 November 2017]

Drugbank. 2005. Perflutren. Available at https://www.drugbank.ca/drugs/DB00556 [diakses tanggal 20 November 2017)

Michigan Medicine University of Michigan. 2014. Perflutren. Tersedia online di http://www.uofmhealth.org/health-library/d04796a1 [diakses pada tangga 19 November 2017].

NCBI. 2015. Update on the safety and efficacy of commercial ultrasound contrast agents in cardiac applications. Available at https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4676450/ [diakses tanggal 20 November 2017]

Penulis : Nadzir Rangga Luqmantoro; George Ilham Habibi; Cika Dinda Reziana; Munir Alinu Mulki; Yulien Ratu Kania;Jovian Ghamal de Vito

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About Yulien Ratu Kania

Check Also

Letermovir, Harapan Baru Sebagai Antiviral pada Cytomegalovirus

farmasetika.com – Letermovir adalah obat antiviral yang sedang dalam tahap investigasi dan dikembangkan untuk pencegahan …

Leave a Reply

Skip to toolbar