Home / Sediaan & Alkes / Solid & Semisolid / Sarecycline (Seysara), Antibiotik Baru untuk Mengobati Jerawat

Sarecycline (Seysara), Antibiotik Baru untuk Mengobati Jerawat

Farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui sarecycline (Seysara, Paratek dan Almirall) untuk pengobatan lesi inflamasi non-nodular sedang sampai parah acne vulgaris (jerawat) pada pasien berusia 9 tahun dan lebih tua. Obat ini diharapkan akan tersedia di Amerika pada Januari tahun depan.

Seysara dan anti jerawat

Seysara adalah antibiotik oral yang diminum dengan atau tanpa makanan, tetapi harus diberikan cairan untuk mengurangi risiko iritasi esofagus dan ulserasi. Dosis yang dianjurkan adalah sekali sehari, sebagai berikut:

  • 60 mg untuk pasien yang beratnya 33-54 kg
  • 100 mg untuk pasien yang beratnya 55-84 kg
  • 150 mg untuk pasien yang beratnya 85-136 kg

Secara global, jerawat vulgaris mempengaruhi 85% individu berusia 12 hingga 25 tahun. Kondisi ini mempengaruhi 80% orang di Amerika Serikat pada beberapa titik dalam hidup mereka, dan 20% memiliki jerawat parah yang dapat mengakibatkan luka fisik dan mental yang permanen.

Uji klinis Seysara

Keampuhan Seysara dinilai dalam sepasang studi selama 12 minggu, multisenter, acak, double-blind, terkontrol plasebo dengan 2.002 peserta berusia 9 tahun dan lebih tua. Titik akhir kemanjuran ko-primer adalah persentase subjek dengan keberhasilan Penilaian Investigator Global dan pengurangan absolut dari garis dasar dalam jumlah lesi inflamasi pada minggu ke 12.1 Kemanjuran Seysara di luar 12 minggu dan keamanannya setelah 12 bulan belum ditlketahui.

Leon Kircik, seorang dokter kulit Louisville di AS dan ahli uji klinis saracycline, mengatakan hasil penelitian itu menggembirakan. Kircik mencatat bahwa kemanjuran yang signifikan secara statistik vs plasebo ditunjukkan pada 3 minggu awal.

“Sebagai dokter kulit, kami selalu mencari cara untuk memperbaiki manajemen penyakit pasien kami,” kata Kircik, dalam sebuah pernyataan.

Baca :  FDA Rilis Panduan Penggunaan Metformin Untuk Pasien Dengan Gangguan Ginjal

“Saya menantikan untuk memiliki ini sebagai pilihan bagi pasien saya ketika tersedia pada 2019.” Lanjutnya.

Menurut FDA, tidak ada perbedaan klinis yang signifikan dalam farmakokinetik sarecycline yang mengamati usia, berat badan, jenis kelamin, gangguan ginjal, atau gangguan hepatik ringan hingga sedang.

Efek dari penyakit ginjal stadium akhir, dan gangguan hati berat pada farmakokinetik saracycline tidak diuji.

Seysara umumnya aman dan ditoleransi dengan baik, menurut Almirall. Reaksi merugikan yang paling umum pada obat ini adalah mual (> 1%)

Sumber :

  1. FDA approves Seysara™, a New Chemical Entity for moderate to severe acne [news release]. Barcelona, Spain; October 2, 2018: Almirall website. https://www.almirall.com/en/media/press-releases/media-detail-new?title=fda-approves-seysaratm-a-new-chemical-entity-for-moderate-to-severe-acne&articleId=3540239. Accessed October 3, 2018.
  2. FDA Approves SEYSARA (Sarecycline) for Inflammatory Lesions of Non-Nodular Moderate to Severe Acne Vulgaris in Patients 9 Years of Age and Older [news release]. Silver Spring, MD; October 3, 2018: FDA Office of Clinical Pharmacology, Office of Translational Sciences, CDER.
Share this:
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

About farmasetika.com

Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Setelah 6 Dekade, Tafenoquine, Obat Pertama Malaria Plasmodium Vivax Disetujui FDA

Farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui obat baru dari GlaxoSmithKline …

Leave a Reply

Skip to toolbar