Home / Berita / Cermati Cokelat dan Permen Mengandung Ekstrak Ganja Sebelum Dikonsumsi

Cermati Cokelat dan Permen Mengandung Ekstrak Ganja Sebelum Dikonsumsi

Farmasetika.com – Maraknya pemberitaan mengenai produk makanan kemasan yang mengandung ekstrak ganja atau Tetrahydrocannabinol (THC) yang dipasarkan melalui media sosial, mengundang kekhawatiran masyarakat.

Makanan Ekstrak Ganja Bisa Dikonsumsi Anak-anak


Beberapa bahan pangan yang dicurigai mengandung ekstrak ganja ini meliputi makanan manis seperti cokelat dan permen, dimana biasa dikonsumsi oleh kalangan remaja dan anak-anak.


Bahkan, di Amerika sendiri kini makin marak ganja yang dihadirkan dalam bentuk cokelat.  Chong Choice adalah salah satu perusahaan yang mengombinasikan cokelat dengan ganja. Selain Chong Choice’s perusahaan lain adalah KIVA. Perusahaan asal California ini juga memproduksi cokelat dengan campuran ganja.

Klarifikasi BPOM


Sehubungan dengan banyaknya isu beredarnya produk makanan kemasan yang mengandung THC (ganja) di media sosial, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI membuat klarifikasi mengenai isu tersebut bahwasanya THC merupakan senyawa utama dari ekstrak tanaman ganja, termasuk bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan baku pangan di Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan BPOM No. 7 tahun 2018 tentang Bahan Baku yang Dilarang dalam Pangan Olahan.

Dampak Ekstrak Ganja


Dampak tetrahidrokanabinol (THC), bahan psikoaktif ganja, baru terasa lama setelah mengonsumsi makanan tersebut. Namun perlu dipahami bahwa dampak buruk dari konsumsi THC kadar tinggi dapat berisiko besar terhadap gangguan psikotik termasuk skizofrenia. Hal ini dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.


Menimbang dampak buruk tersebut untuk memberikan perlindungan konsumen, BPOM RI melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan.

Kemudian menurut penjelasan BPOM “BPOM RI tidak akan memberikan izin edar terhadap produk pangan yang mengandung THC. Jika di peredaran ditemukan produk pangan mengandung THC, berarti produk tersebut illegal”.

Baca :  Daftar Golongan Obat yang Dipalsukan dan Upaya BPOM Perangi Peredaran Obat Ilegal


Dengan merebaknya isu peredaran produk pangan yang mengandung ganja di luar negeri, BPOM RI mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli. Pastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa.

 

Sumber : https://www.pom.go.id/mobile/index.php/view/klarifikasi/93/PENJELASAN-BPOM-RI-TENTANG-PRODUK-PANGAN-YANG-MENGANDUNG-THC–GANJA-.html

Share this:
  • 166
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    166
    Shares

About Aisyah Tri Mulyani

Check Also

Isi Survei Nasional Apoteker Advance, IAI Berikan 2 SKP Gratis

Farmasetika.com – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) berkolaborasi dengan International Pharmaceutical Federation (FIP) …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to toolbar