Recent Posts

Setelah 2 Dekade, Obat Antiviral Pertama Untuk Influenza Akhirnya Hadir

influenza

farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui baloxavir marboxil (Xofluza, Shionogi) untuk pengobatan influenza akut tanpa komplikasi pada pasien berusia 12 tahun dan lebih tua yang telah bergejala selama tidak lebih dari 48 jam. Persetujuan menandai pengobatan flu antiviral baru pertama dengan mekanisme aksi baru yang didukung oleh agen …

Read More »

Bingung Memilih Obat Batuk? Kenalilah Jenis Batuk Anda!

Farmasetika.com – Pada zaman globalisasi ini, di Indonesia tersedia berbagai jenis makanan. Dimulai dari ayam goreng siap saji, bubble tea, kue kekinian dan kemudian merambat menjadi berbagai jenis makanan global lainnya. Kandungan gula dan garam serta lemak yang tinggi menjadikan makanan tersebut kurang menyehatkan. Terutama sekarang ini, tersedia aplikasi transportasi …

Read More »

Farmasi UGM Gelar Seminar Bertopik Pelayanan Kefarmasian berbasis Elektronik

farmasetika.com – Setelah sukses dengan Seminar Nasional & Talkshow Kefarmasian di tahun 2017, Pharmacious BEM KM Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan Seminar Nasional dengan tema “Strategi Pelayanan Kefarmasian berbasis Elektronik di Era Digital”. Seminar ini diperuntukkan untuk mahasiswa Farmasi dan profesi Apoteker dan dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Mercure, …

Read More »

FDA Temukan Cairan Vape Buatan China Mengandung Viagra

vape dan viagra

farmasetika.com –  Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) memperingatkan perusahaan e-rokok/ e-ciggarete/Vape HelloCig Electronic Technology Co., Ltd.  atas kekhawatiran bahwa produknya mengandung obat sildenafil sitrat dan tadalafil yang tidak disetujui dan dimaksudkan untuk mengobati disfungsi ereksi. FDA mengatakan perusahaan yang berbasis di China memiliki waktu 15 hari sejak …

Read More »

Peneliti : Hampir Setengahnya Resep Antibiotik Tanpa Dilakukan Diagnosis Infeksi Bakteri

apoteker-dollar

Farmasetika.com – Banyak infeksi karena bakteri menjadi mudah diobati dengan penemuan dan ketersediaan antibiotik secara luas. Tetapi meskipun pengobatan dengan antibiotik kadang-kadang diperlukan, overprescribing atau peresepan berlebihan obat pembunuh bakteri/antibiotik dapat berbahaya. Hasil penelitian lebih dari 500.000 resep dan 514 klinik rawat jalan menemukan bahwa hampir setengah dari semua antibiotik …

Read More »
Skip to toolbar