Obat Antihipertensi Amlodipin Bisa Turunkan Risiko Asam Urat

farmasetika.com – Obat anti-hipertensi ini termasuk golongan CCB (Calcium Canal Blocker). Amlodipine bekerja dengan cara menghambat ion kalsium masuk ke dalam vakularisasi otot polos dan otot jantung sehingga mampu menurunkan tekanan darah (Alawiyah dan Mutakin, 2018).

Pada 20 Januari 2020, sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Hypertension menunjukkan bahwa amlodipine dapat menurunkan tekanan darah pasien hipertensi sekaligus meminimalkan risiko jangka panjang asam urat (gout). Gout adalah sejenis penyakit sendi yang ditandai dengan adanya pembengkakan pada sendi akibat kadar asam urat berlebih dalam darah.

Penyakit asam urat ditandai dengan timbulnya rasa sakit, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi secara tiba-tiba. Selain itu, peneliti juga menjelaskan bahwa penyakit gout sering digambarkan dalam konteks konsumsi makanan, seperti daging merah, makanan laut, dan alcohol. Sebenarnya gout merupakan komplikasi pengelolaan tekanan darah terkait dengan pasien yang tidak minum obat sesuai petunjuk. Penyakit ini memengaruhi lebih dari 7 juta orang dewasa di Amerika serikat.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dokter dari Beth Israel Deacomes Medical Center (BIDMC) berupaya membandingkan dampak terapi hipertensi, langkah pertama dengan amlodipine, chlortalidone, dan lisinopril. Dengan menindaklanjuti data klaim, para peneliti menganalisis pengaruh ketiga obat tersebut pada pasien dari 623 pusat medis di Amerika Utara antara tahun 1994-2002. Peneliti mengidentifikasi 597 kasus gout selama lima tahun, kemudian hasil menunjukkan bahwa amlodipine mengurangi risiko penyakit asam urat sampai 37% dibandingkan chlor, sedangkan bila dibandingkan dengan lisinopril, amlodipine dapat mengurangi risiko terkena asam urat sampai 26% (Juraschek, Stephen et.al., 2020).

Hasil penelitian ini merupakan analisis kedua atas data dari 23.964 partisipan  pengobatan Antihipertensi dan penurun liver untuk mencegah serangan jantung (ALLHAT) yang  menunjukkan bahwa obat antihipertensi ini dapat melindungi beberapa pasien lansia agar tidak terkena penyakit asam urat. Kesimpulannya, penggunaan amlodipine berhubungan dengan risiko jangka panjang yang lebih rendah terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan obat lisinopril atau chlortalidone.

Baca :  Mengenal Allopurinol dan Febuxostat sebagai Penurun Kadar Asam Urat

Studi ini secara klinis relevan karena jumlah pasien gout telah meningkat di Amerika Serikat dan belum pernah diteliti sebelum penelitian ini. Terkait dengan hal ini, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini (Juraschek, Stephen et.al., 2020)

Sumber :

Alawiyah, Anisahtul dan Mutakin. 2018. Analisis Amlodipin dalam plasma darah dan sediaan farmasi. Jurnal Farmaka. Vol 15(5) : 123-133.

Arthritis Foundation. https://www.arthritis.org/health-wellness/detail?content=aboutarthritis

Juraschek, Stephen et.al. 2020. The effects of antihypertensive class on gout in older adults secondary analysis of the Antihypertensive and Lipid-Lowering Treatment to Prevent Heart Attack Trial. Journal of hypertension.

Share this:
  • 3.8K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3.8K
    Shares

About Alisha Zahra Salsabila

Check Also

5 Obat yang Sering Dikonsumsi Ini Bisa Merusak Hati

Majalah Farmasetika – Parasetamol, alupurinol, amoksilin-klavulanat, atorvastatin, dan valporate adalah beberapa obat yang berpotensi merusak …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.