Uji Klinik

Boehringer Mulai Mencoba Efikasi dan Keamanan Nintedanib Untuk Pleural Mesothelioma

Boehringer Mulai Mencoba Efikasi dan Keamanan Nintedanib Untuk Pleural Mesothelioma. Boehringer Ingelheim hari ini (9/5) mengumumkan uji coba pada pasien pertama di Uji Klinik Tahap III untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan nintedanib dalam kombinasi dengan pemetrexed / cisplatin, diikuti dengan monoterapi nintedanib, sebagai pengobatan lini pertama untuk pasien mesothelioma pleura ganas (malignant pleural mesothelioma/MPM).

Mesothelioma adalah kanker jenis langka dan sulit untuk diobati yang mewakili kurang dari 1% dari semua kanker. Setelah diagnosis, operasi bukan merupakan pilihan bagi mayoritas pasien karena adanya difusi penyebaran pertumbuhan neoplasma sehingga dibutuhkan treatment baru yang efektif sebagai lini pertama.

‏@Boehringer PRESS: pleural #mesothelioma is a rare #cancer that affects the lining of the lungs
@Boehringer PRESS: #DYK #mesothelioma causes 43,000 deaths a year? Learn more about this rare #cancer

Pemimpin penelitian, Profesor Giorgio V. Scagliotti, Universitas Torino, Ketua Departemen Onkologi, Italia, berkomentar, “mesothelioma pleura ganas adalah kanker langka, pasien terus memiliki prognosis yang buruk, kurang dari 10% bertahan hidup selama lima tahun setelah diagnosis. Karena aksi nintedanib, ia memiliki potensi untuk menjadi pilihan pengobatan yang efektif untuk pasien dengan mesothelioma pleura. ”

Uji Klinik yang diberi nama LUME-Meso [NCT01907100] akan mengacak 397 pasien dengan double-blind, multi-pusat, perbandingan global nintedanib dalam kombinasi dengan pemetrexed / cisplatin atau plasebo dalam kombinasi dengan pemetrexed / cisplatin sebagai pengobatan lini pertama 0,1 untuk pasien yang penyakit tidak berkembang setelah maksimal enam siklus kemoterapi, nintedanib atau plasebo akan terus diberikan secara oral sebagai monoterapi setiap hari, sampai perkembangan penyakit atau efek samping diatur. Titik akhir primer dari penelitian ini adalah kelangsungan hidup bebas perkembangan dan kelangsungan hidup secara keseluruhan adalah titik akhir sekunder kunci. Endpoint sekunder lainnya termasuk respon tumor obyektif dan pengendalian penyakit.

Melalui mekanisme kerjanya nintedanib yang menargetkan reseptor faktor pertumbuhan endotel vaskular (VEGF), faktor pertumbuhan fibroblast (FGF), faktor pertumbuhan platelet diturunkan (PDGF) dan proto-onkogen tirosin protein kinase (Src) yang merupakan jalur yang berperan dalam pertumbuhan tumor dan perkembangan metastasis di MPM. Tidak ada terapi bertarget saat ini yang telah disetujui untuk pengobatan kanker langka dan sulit-untuk-diobati ini

Dr Jörg Barth, Corporate Senior Vice President, Terapi Lokasi Kepala Onkologi, Boehringer Ingelheim mengatakan, “Selama beberapa tahun terakhir Boehringer Ingelheim telah mengumpulkan para ahli dalam bidang onkologi toraks. Dengan persetujuan Giotrif® dan Vargatef® serta pipa klinis yang luas kita membangun kehadiran yang kuat dalam pengaturan ini. Upaya untuk mengembangkan pengobatan berkhasiat potensial untuk mesothelioma rongga dada ganas yang menunjukkan komitmen jangka panjang kami untuk pasien dengan kebutuhan medis yang signifikan. ”

Nintedanib juga sedang dievaluasi dalam LUME-Colon 1 trial [NCT02149108], Uji Klinik Tahap III pada pasien dengan kanker kolorektal lanjut.

Sumber : https://www.boehringer-ingelheim.com/

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago