Categories: Edukasi

Alasan Pentingnya Apoteker Edukasi Pasien Agar Beralih Ke Obat Generik

Majalah Farmasetika (V1N6-Agustus 2016). Obat-obat generik bersifat bioekivalen dengan produk bermerek sejenis dan memberikan efek terapeutik yang sama dengan biaya yang lebih rendah. Kehadiran obat generik penting untuk menekan biaya kesehatan tanpa mengorbankan efikasi farmakoterapeutiknya. Sayangnya, sebagian masyarakat menganggapnya tidak lebih baik daripada obat-obat bermerek sejenis yang banyak diiklankan.

Penelitian buktikan obat generik dan bermerek memiliki kesetaraan terapeutik

Beberapa penelitian terkini mempelajari bagaimana persepsi terhadap obat generik dan obat bermerek dapat memengaruhi efek-efek yang muncul dan terukur. Selama meneliti hal ini, para peneliti menemukan bukti bahwa persepsi tersebut dapat memengaruhi toleransi pasien terhadap obat-obat tersebut.

Pada salah satu penelitian di Amerika Serikat, beberapa mahasiswa yang mengeluh sering sakit kepala diberi ibuprofen bermerek dan generik, serta plasebo yang dilabeli sebagai obat bermerek atau generik. Mahasiswa yang mengonsumsi plasebo yang dilabeli merek melaporkan lebih sedikit efek samping dibandingkan mahasiswa yang mengonsumsi plasebo yang dilabeli generik. Dengan demikian, mahasiswa-mahasiswa tersebut menganggap bahwa obat-obat bermerek memberikan keuntungan pengobatan yang lebih besar.

Pada sebuah penelitian lainnya, beberapa mahasiswa diberi plasebo—yang kemudian diberitahukan sebagai betabloker—untuk menangani ansietas/ketegangan sebelum ujian. Semua subjek pada awalnya diberikan plasebo berlabel merek (“Betaprol”), diikuti dengan pengukuran tekanan darah dan tingkat ansietas. Selanjutnya, subjek secara acak dikelompokkan untuk pemberian plasebo berlabel merek yang sama lebih lanjut, diganti dengan plasebo berlabel merek yang berbeda (“Novaprol”), atau ditukar dengan plasebo berlabel generik.

Kelompok yang melanjutkan plasebo berlabel merek menunjukkan penurunan tekanan darah dan ansietas sedang hingga signifikan dibandingkan kelompok yang ditukar dengan plasebo berlabel merek lain atau plasebo berlabel generik. Efek samping lebih banyak dilaporkan oleh kelompok yang ditukar dengan plasebo berlabel merek lain atau plasebo berlabel generik. Peneliti menyimpulkan bahwa mengubah obat memiliki potensi mempengaruhi keefektifan regimen pengobatan yang tepat dan yang terukur.

Penemuan ini mengindikasikan bahwa kesalahpahaman terhadap obat generik dapat sangat mempengaruhi efek beberapa obat. Menukar obat dari obat bermerek ke generik dapat membuat beberapa pasien yang skeptis menjadi cemas dan khawatir. Apoteker memiliki tanggungjawab untuk menginformasikan keuntungan obat generik pada pasien.

Ekuivalensi terapeutik dan hemat-biaya merupakan poin kunci yang dapat ditekankan dalam konseling. Rumah sakit pada umumnya menggunakan obat-obat generik sebisa mungkin, memberikan kesempatan untuk apoteker di fasilitas kesehatan untuk memberikan konseling dan mengedukasi pasien yang meminta obat bermerek.

Selain edukasi pasien, berkoordinasi dengan dokter penulis resep juga dapat dilakukan untuk dapat menekankan keuntungan-keuntungan obat generik karena dokter juga memiliki posisi yang kuat dalam mengedukasi pasien.

Presepsi masyarakat di Amerika Serikat mulai beralih ke Generik

Terlepas dari masalah citra obat generik sebelumnya, literatur menunjukkan persepsi masyarakat di Amerika Serikat memang meningkat. Pada sebuah survei terkini, 83% responden menganggap dokter seharusnya meresepkan obat generik jika tersedia. Lebih jauh lagi, 87% responden menyatakan obat generik sama efektifnya seperti obat-obat bermerek.

Meskipun hal ini adalah berita baik, persentase sisanya yang memiliki kesalahpahaman tentang obat generik memberikan tantangan bagi penghematan biaya perawatan kesehatan. Apoteker tidak hanya harus menekankan kelebihan obat generik, tetapi juga menyediakan sumber informasi yang terpercaya untuk pasien dan dokter yang ingin mencari informasi sendiri mengenai hal tersebut.

Bagaimana dengan di Indonesia? Pemahaman tentang obat generik yang lebih baik dapat menguntungkan bagi pasien. Apoteker dapat memainkan peran yang positif dalam memperbaiki kesalahpahaman dan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan dengan mendorong penggunaan obat generik.

Sumber: http://www.pharmacytimes.com/contributor/erik-hefti-pharmd-ms/2016/08/improving-perceptions-of-generic-medications

Hafshah

Hafshah Nurul Afifah, S.Farm., Apt. meraih gelar sarjana dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran pada tahun 2012. Gelar apoteker diperoleh dari Program Studi Profesi Apoteker Universitas Padjadjaran pada tahun 2016. Tahun 2012 hingga 2013 bekerja full-time sebagai editor buku farmasi di CV. EGC Penerbit Buku Kedokteran dan hingga saat ini masih aktif sebagai editor dan penerjemah lepas. Penulis pernah bekerja sebagai ASN di Badan Pengawas Obat dan Makanan pada Maret 2019-Juni 2020 sebagai Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama (analis laboratorium vaksin), namun saat ini kembali bekerja sebagai Spv. Registration Officer di sebuah industri farmasi swasta di Bandung.

Share
Published by
Hafshah

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

2 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

7 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago