Edukasi

10 Alasan Mengapa Apoteker Termasuk Profesi yang Hebat

Majalah Farmasetika (V1N7-September 2016). Di Amerika, Apoteker termasuk sebagai “Top Health Care Job” menurut majalah Forbes pada tahun 2015. Tentunya memiliki alasan kuat mengapa kini Apoteker termasuk profesi yang hebat di dunia kesehatan.

Ada 10 alasan mengapa profesi Apoteker dapat dikategorikan sebagai pekerjaan berkelas :

1. Pilihan karir yang beragam

Apoteker memiliki kemampuan untuk memilih jalur karir yang paling cocok dari beragamnya bidang pekerjaan. Dari mulai bidang penelitian,  klinis, ritel, dan apoteker memiliki fleksibilitas untuk melatih untuk mengejar karir yang paling dekat dengan bidang mina, preferensi kerja, dan jadwal.

Seorang apoteker tidak terkunci dalam lingkup apotek. Apoteker bisa bertransisi ke bidang lain. Jika tidak menyukai pekerjaanya. Apoteker bisa keluar dari pekerjaan dan mencari pengalaman baru di bidang lainnya.

2. Keluwesan

Karena pilihan karir yang beragam seperti disebutkan di atas, apoteker dapat mengejar pekerjaan yang membantu mereka mencapai keseimbangan kehidupan kerja. Saat ini pekerjaan seorang Apoteker dihitung per-jam di Amerika dan juga di negara maju lainnya seperti di Jepang. Apoteker dengan berjiwa muda, bisa memanfaatkan waktu luang di akhir pekan, atau opsi paruh waktu lainnya.

3. Potensi pertumbuhan pekerjaan kefarmasian

Forbes menyatakan bahwa jumlah pekerjaan farmasi secara global diperkirakan akan meningkat 14% pada tahun 2022. Hal ini tidak hanya berarti lebih banyak lapangan pekerjaan tetapi juga banyak kesempatan untuk kemajuan bidang farmasi. Ini merupakan berita baik baik itu bagi Anda yang saat ini berada di sekolah farmasi atau sudah menjadi seorang Apoteker.

4. Gaji

Menurut Forbes, gaji rata-rata tiap tahunnya untuk seorang apoteker adalah $ 116.700 atau lebih dari 1 Milyar rupiah di Amerika. Uang tidak harus menjadi tujuan akhir hidup kita. Namun, itu nilai gaji yang bagus untuk diterima langsung setelah keluar dari perguruan tinggi.

5. Ketersediaan sumber daya online

Banyak sumber daya online tersedia untuk apoteker, sehingga mudah untuk terhubung dengan orang lain sesama profesi, mencari informasi, dan menjaga dengan berita terbaru dan penelitian. Organisasi profesi berperan aktif dalam hal ini, sebagai contoh American Society of Health-System Apoteker memiliki situs online yang kuat dan menawarkan segala sesuatu dari mulai melanjutkan pendidikan hingga ke bimbingan program.

6. Memiliki komunitas yang erat

Komunitas farmasi termasuk komunitas kesehatan minoritas dibanding dokter dan perawat. Meskipun demikian dengan kecilnya komunitas kefarmasian bisa semakin erat untuk tampil bersama yang membuatnya lebih mudah untuk berdiskusi bahkan menemukan suatu pekerjaan.

7. Ketersediaan mentor

Apoteker bisa dikategorikan sebagai orang yang paling bermanfaat di planet ini. Umumnya seorang apoteker memiliki rasa senang untuk berbagi pengetahuan dengan siswa atau lulusan baru. Jika seorang apoteker baru bersedia untuk memulai pekerjaan barunya di Apotek, maka akan dapat menemukan mentor apotek yang dapat membantu memandu sepanjang jalur karir Apotekernya.

8. Profesi yang dihormati

Sementara dokter konsisten dalam daftar profesi yang paling dihormati, di Amerika apoteker mulai berada di sana, juga. Seperti dokter, apoteker memiliki gelar paling hebat dan ahli untuk membantu orang tetap sehat. Apoteker mempelajari hal-hal yang sulit, seperti kimia dan kalkulus, dan memiliki sejumlah besar tanggung jawab bagi pasiennya.

9. Otonomi pada pekerjaan

Dalam kebanyakan lingkungan kerja, apoteker memiliki banyak otonomi untuk mengelola pekerjaan dan waktu mereka. Ini bukan untuk mengatakan bahwa tidak akan ada saat-saat gila di hari kerja, tetapi seorang apoteker memiliki kemampuan untuk menentukan cara terbaik untuk menetapkan prioritas mereka dan melayani pasien mereka.

10. Kemampuan untuk membantu orang

Kita semua tahu bahwa ketika membantu orang maka akan merasakan manfaat yang luar biasa. Apoteker cukup beruntung untuk langsung membantu orang setiap hari. Tidak bisa dipungkiri, pasien pada umumnya sulit untuk menunjukkan penghargaan mereka kepada Apoteker. Tapi itu membuat seorang apoteker menjadi profesi terbaik dibanding profesi lainnya.

Profesi farmasi memiliki begitu banyak pilihan yang tersedia. Beberapa apoteker di Amerika juga membenci pekerjaan mereka di ritel, rumah sakit, klinik, dikelola perawatan, penelitian, akademisi, tetapi fakta membuktikan mereka tidak bisa berada di tingkat yang paling top disetiap pekerjaannya.

Satu-satunya orang yang menentukan apakah Apoteker akan menjadi pekerjaan yang hebat atau terpuruk adalah individunya sendiri. Jika apoteker menyadari dan mencintai sendiri pekerjaannya maka otomatis profesi Apoteker menjadi profesi yang paling hebat.

Sumber : http://www.pharmacytimes.com/contributor/alex-barker-pharmd/2014/12/10-reasons-why-pharmacists-have-great-jobs

Nasrul Wathoni

Prof. Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. Pada tahun 2004 lulus sebagai Sarjana Farmasi dari Universitas Padjadjaran. Gelar profesi apoteker didapat dari Universitas Padjadjaran dan Master Farmasetika dari Institut Teknologi Bandung. Gelar Ph.D. di bidang Farmasetika diperoleh dari Kumamoto University pada tahun 2017. Saat ini bekerja sebagai Guru Besar di Departemen Farmasetika, Farmasi Unpad.

Share
Published by
Nasrul Wathoni
Tags: apoteker

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

24 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago