pic : freedigitalphotos.net
farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat hari ini (2/3/2017) menyetujui produk Odactra dari Merck, Sharp & Dohme Corporation, ekstrak alergen pertama yang diberikan secara sublingual (dibawah lidah) untuk mengobati inflamasi hidung karena alergi (alergi rhinitis) yang diinduksi tungau debu rumah (House Dust Mite), dengan atau tanpa peradangan mata, pada orang dewasa berusia 18 sampai 65.
Alergi tungau debu rumah adalah reaksi terhadap hewan kecil yang biasanya ditemukan dalam debu rumah. Tungau debu, kerabat dekat dari kutu dan laba-laba, terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Mereka ditemukan di tempat tidur, furnitur berlapis dan karpet. Individu dengan alergi tungan debu rumah mungkin akan mengalami batuk, pilek, hidung gatal, hidung tersumbat, bersin, dan mata gatal serta berair.
“Penyakit alergi tungau debu rumah dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup seseorang,” kata Peter Marks, direktur FDA Pusat Evaluasi Biologis dan Penelitian dalam sebuah press release.
“Persetujuan dari Odactra memberikan pengobatan alternatif bagi pasien untuk membantu mengatasi gejala mereka.” lanjutnya.
Odactra secara bertahap melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi frekuensi dan keparahan gejala alergi mata dan hidung.
Odactra merupakan tablet sehari sekali yang cepat larut setelah ditempatkan di bawah lidah. Dosis pertama diambil di bawah pengawasan ahli kesehatan dengan pengalaman dalam diagnosis dan pengobatan penyakit alergi. Pasien harus diamati untuk setidaknya 30 menit untuk melihat efek samping potensial.
Terapi Odactra membutuhkan waktu sekitar delapan sampai 14 minggu dosis harian untuk memperoleh manfaat yang nyata bagi pasiennya.
Keamanan dan kemanjuran Odactra dievaluasi dalam studi klinis yang dilakukan di Amerika Serikat, Kanada dan Eropa, yang melibatkan sekitar 2.500 orang. Beberapa peserta yang menerima Odactra, sementara yang lain menerima pil plasebo.
Peserta melaporkan gejala mereka dan kebutuhan untuk menggunakan obat tambahan untuk menghilangkan gejala alergi. Selama perawatan, peserta yang mengkonsumsi Odactra mengalami penurunan 16 sampai 18 persen pada gejala dan kebutuhan obat tambahan dibandingkan dengan mereka yang menerima plasebo.
Reaksi efek samping yang paling sering dilaporkan adalah mual, gatal di telinga dan mulut, dan pembengkakan pada bibir dan lidah. Informasi resep termasuk peringatan di kemasan bahwa reaksi alergi yang parah, beberapa di antaranya dapat kejadian mengancam jiwa dapat terjadi.
Odactra hanya diberikan sesuai resep dokter dan akan tersedia segera di Amerika Serikat.
Sumber :
FDA approves Odactra for house dust mite allergies. https://www.fda.gov/NewsEvents/Newsroom/PressAnnouncements/ucm544330.htm (diakses 2 Maret 2017)
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…