pic : ocregister.com
farmasetika.com – Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia (KIFI) sebagai badan fungsional pengampu disiplin ilmu Farmasi dalam organisasi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) membuka kesempatan bagi para apoteker di Indonesia dalam rangka pembentukan pengembangan program profesi Apoteker spesialis Radiofarmasi.
Menurut Permenristekdikti No.26 Tahun 2016, rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bertujuan untuk mendapatkan pengakuan capaian pembelajaran (CP) untuk untuk disetarakan dengan kualifikasi Apoteker spesialis Radiofarmasi
“Kami megundang sejawat Apoteker Indonesia yang memenuhi kriteria spesialis radiofarmasi untuk bergabung dan melakukan registrasi dalam rangka rekognisi pembelajaran.” ujar Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., selaku ketua KIFI ditemui di Jatinangor, Sumedang (21/1/2020).
“Semua berkas diterima paling lambat tanggal 31 Januari 2020 pukul 23:59 WIB” tutup Prof. Keri.
Sesuai penjelasan di situs KIFI, RPL adalah pengakuan terhadap Capaian Pembelajaran (CP) yang diperoleh seseorang dari pendidikan formal atau non formal atau informal, dan/atau pengalaman kerja pada jenjang pendidikan tinggi, dimulai dari level 3 KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) atau (Program D1) sampai dengan jenjang kualifikasi level 9 KKNI (Program Doktor).
Sistem RPL yang digunakan KIFI untuk apoteker spesialis radiofarmasi adalah tipe B dimana hanya memperoleh pengakuan kesetaraan atas hasil belajar pendidikan formal, informal, nonformal, dan/atau pengalaman kerja yang dimilikinya terhadap CP yang dimiliki oleh sebuah program studi, untuk kebutuhan tertentu.
Misalnya, untuk menjadi dosen, instruktur atau tutor di perguruan tinggi dengan kualifikasi akademik sebagaimana dipersyaratkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
RPL untuk mendapatkan Pengakuan Kesetaraan dengan kualifikasi level KKNI tertentu RPL terhadap hasil belajar yang diperoleh pemohon dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja untuk mendapatkan pengakuan kesetaraan pada level KKNI tertentu (tipe B) bertujuan untuk memperoleh penyetaraan terhadap CP program studi tertentu untuk menjalankan profesi dosen (Tipe B1) dan untuk kebutuhan lain (Tipe B2).
Informasi lebih lanjut bisa mengakses website KIFI di http://iai.id/kifi/registration
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…