Categories: Apotek

Jual Produk Skin Care Palsu, Manajemen Apotek Minta Maaf Ke Pelanggan

Majalah Farmasetika –  Priceline Pharmacy, salah satu apotek waralaba di Australia, telah meminta maaf kepada pelanggan setelah empat apotek ditemukan menyimpan produk perawatan kulit (skin care) palsu.

“Kami mengetahui bahwa empat toko waralaba Priceline Pharmacy yang berbasis di Sydney memperoleh dan menjual produk palsu dengan merek ‘The Ordinary’ secara tidak benar dari sumber yang tidak sah dan tidak valid,” tulis banner di halaman Facebook-nya.

“Priceline dengan bangga menyediakan ‘The Ordinary’ dan kantor pusat Priceline belum dan tidak akan pernah mengizinkan aktivitas semacam itu.”

Dikatakan bahwa ketika diberitahu tentang masalah tersebut, pihaknya mengatakan kepada toko yang bersangkutan untuk segera mengeluarkan produk palsu tersebut.

Priceline “mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan tidak ada lagi produk yang tidak valid tersedia.

Kami juga telah memulai penyelidikan.

Priceline memperingatkan bahwa sejumlah barang saat ini tidak diizinkan untuk dijual di Australia, dan mungkin palsu:

AHA 30% + BHA 2% Peeling solution
• Suspensi Asam Azelaic 10%
• Alpha Arbutin 2% + HA

Ini juga memperingatkan bahwa meskipun produk berikut tersedia di Australia, produk tersebut tidak disimpan oleh grup dan mungkin palsu jika pelanggan menemukannya.

EUK 134 0,1%
• Resveratrol 3% + Asam Ferulic 3%
• larutan Argireline 10%
• Retinol 1% di Squalane
• Asam Mandelic 10% + HA
• Asam Amino + B5

Dikatakan bahwa Granactive Retinoid 2% Emulsion dan 100% Plant Squalane adalah produk yang disediakan oleh Priceline, tetapi jika pelanggan menemukannya di toko, mereka juga bisa palsu.

“Jika Anda telah membeli salah satu produk yang terdaftar di atas di Sydney dari salah satu dari empat toko Apotek Priceline ini: Bankstown Pharmacy Exchange, Merrylands, Blacktown atau St Marys, harap segera hentikan penggunaan produk dan kembalikan ke toko pembelian untuk mendapatkan pengembalian dana penuh, “katanya kepada pelanggan.

“Jika Anda mengkhawatirkan validitas produk apa pun yang Anda beli, silakan hubungi kami.”

“Kami menangani masalah ini dengan SANGAT serius dan kami berterima kasih kepada mereka yang telah memberitahukannya begitu cepat.”

Sumber : FAKES FOUND AT PRICELINE PHARMACIES https://ajp.com.au/news/fakes-found-at-priceline-pharmacies/

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

Pentingnya Stabilitas Obat dalam Pengembangan Obat Copy

Majalah Farmasetika - Stabilitas merupakan salah satu parameter yang sangat penting dalam pengembangan obat karena…

3 minggu ago

Analisis Kesesuaian Penyimpanan Cold Chain Product (CCP) di Salah Satu Pedagang Besar Farmasi

Majalah Farmasetika - Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki peran yang sangat penting dalam menangani produk…

3 minggu ago

Pengembangan Obat RLS-0071 oleh ReAlta: Potensi Terapi Baru untuk aGVHD

Majalah Farmasetika - Obat ini saat ini sedang menjalani uji klinis fase 2 untuk pasien…

4 minggu ago

Capivasertib, Golongan AKT inhibitor Pertama sebagai Terapi Kanker Payudara Stadium Lanjut HR-positif

Majalah Farmasetika - Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan angka kejadian tertinggi dan angka…

4 minggu ago

Klasifikasi Apotek dalam KBLI 2025 Jadi Perhatian Farmasis Indonesia Bersatu

Majalah Farmasetika - Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) menyampaikan dokumen masukan kebijakan (policy brief) kepada Presiden…

4 minggu ago

Yorvipath, Terapi Hipoparatiroidisme Pertama dan Satu-satunya yang Disetujui FDA

Majalah Farmasetika - Food and Drugs Administration USA (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan…

4 minggu ago