Majalah Farmasetika – Penerapan revolusi industri 4.0 terus berkembang salah satunya kepada sektor bisnis, mengolah data dengan basis sistem informasi dengan tujuan untuk menentukan analisis maupun strategi dalam menentukan langkah bisnis atau kita lebih kenal dengan istilah Business Intelegence.
Business Intelegence sendiri dapat digunakan untuk mendukung keputusan bisnis dari yang sifatnya operasional seperti pendistribusian dan pemberian harga produk hingga keputusan strategis skala prioritas, pengembangan dan peningkatan bisnis.
Keputusan-keputusan ini dapat diraih dengan hasil menggabungkan data yang di dapat secara internal seperti aspek fasilitas dan finansial, juga faktor eksternal seperti data pelanggan dan daya beli, kedua faktor ini apabila digabungkan akan dapat membentuk sebuah sistem mandiri yang dapat mengambil keputusan berkat kemampuan intelektual bisnis.
Kemampuan Intelektual Bisnis ini pun akhirnya digunakan dibanyak sektor bisnis seperti di Pedagang Besar Farmasi (PBF) juga telah diaplikasikan untuk mengkombinasikan penggalian data, analisis data dan visualisasi data, untuk membantu Perseroan membuat keputusan berdasarkan data, sehingga diharapkan menghasilkan keputusan yang lebih akurat dan efektif.
Penggalian Data atau Data mining ditujukan untuk mencari pola dari data-data yang telah kita dapatkan, pertama data di kelompokan berdasarkan kategorinya kemudian antar kelompok hal ini dapat dibantu dengan sistem OLAP atau Online Analytical Processing yang tergambar dalam Multidimensional Cube dalam penerapannya dapat digunakan beberapa cube, kemudian data akan di cari keterkaitannya sehingga dapat membuat poin yang dapat di gunakan untuk dilakukan analisa bisnis.
Proses ini sangat penting untuk menentukan pola unik dari setiap data yang tidak dapat dihasilkan dengan mengamati satu tipe data saja dalam melakukan data mining Visualisasi data membantu user dalam melihat representasi grafis dari Data. Ini melibatkan pembuatan elemen visual yang efisien seperti bagan, dasbor, grafik, pemetaan, dll. Sehingga memberikan cara yang dapat diakses untuk memahami tren, pencilan, dan pola data kepada orang-orang. Sehingga pertimbangan dalam melakukan forecasting barang dapat lebih akurat, penetrasi segmen pasar tertentu juga dapat di tingkatkan kembali dengan data yang telah di tampilkan
Secara keseluruhan, hasil business intelegence digunakan sebagai informasi dalam penerapan strategi pemasaran dengan menggunakan informasi yang dibutuhkan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan baik untuk menentukan kebutuhan pelanggan maupun untuk menginformasikan menentukan jumlah bahan perbekalan farmasi yang perlu di produksi. Sehingga alur bisnis dari hulu kehilir dapat berjalan dengan lebih efektif.
Simpulan :
Penggunaan Business Intelegence sangat bermanfaat bagi fasilitas distribusi dimana dengan menggunakan teknologi seperti data mining, analisis bisnis dan visualisasi data dapat meningkatkan produktifitas bisnis suatu pedagang besar farmasi keuntungan ini dapat di raih secara pre-market dengan peningkatan data forcasting yang lebih akurat maupun post-market dengan evaluasi kebutuhan pelanggan secara lebih spesifik.
Daftar Pustaka :
Enseval Mega Putra Trading. 2020. Annual report : Go Digital for Bussiness Sustainibility. http://www.enseval.com/en/investor-relations/annual-report/ (diakses pada 21/02/2021)
Jedox. 2020. What is OLAP?. https://www.jedox.com/en/blog/what-is-olap/
Robert Nisbet Ph.D. 2018. Handbook of Statistical Analysis and Data Mining Applications (Second Edition)
Visme. 2020. How To Transform Report With Data Visualization. https://visme.co/blog/business-intelligence-visualization/
Yunistira, Altesa. 2020. Analisis Penerapan Model Business Intelegence pada Aplikasi Payment Point Online Banking to Improve Marketing Strategies. Jurnal Ilmu Komputer Volume 7 No 1.
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…