Categories: Berita

Di Masa Transisi, APTFI Jelaskan Cara Penerbitan Sertifikat Profesi dan Kompetensi

Majalah Farmasetika – Ketua Asosiai Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia, Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si., merilis surat edaran untuk dijadikan sebagai acuan Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia terkait Tata Laksana Sumpah/Janji Apoteker, Penerbitan Sertifikat Profesi, dan Penerbitan Sertifikat Kompetensi di masa transisi berlakunya Undang-undang RI no 17 tentang Kesehatan.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat dengan Pimpinan Pendidikan Pendidikan Tinggi Farmasi (PTF) dan Ketua Prodi penyelenggara Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) pada tanggal 21 Agustus 2023.

“Prinsip dalam mengambil keputusan untuk 3 hal diatas adalah mengikuti peraturan terbaru yang berlaku, namun jika belum diatur secara spesifik, dapat mengikuti peraturan yang berlaku sebelumnya karena dalam masa transisi” tertulis dalam surat edaran nomor 129/VIII/SE/APTFI/2023 pada 30 Agustus 2023.

Hal-hal yang dsepakati dalam rapat adalah:

  1. Pembacaan Surat Sumpah/Janji Apoteker dilakukan oleh Dekan/Ketua sekolah Tinggi (Mengacu Pasal 215 UU Kesehatan tahun 2023).
  2. Lulusan akan mendapatkan Sertifikat Profesi dan Sertifikat Kompetensi (Pasal 213 ayat 4 UU Kesehatan tahun 2023)
  3. Sertifikat Profesi diterbitkan oleh Perguruan Tinggi yang ditandatangani oleh Rektor dan Dekan jika berbentuk Universitas. Jika bentuk Perguruan Tinggi Institut atau Sekolah Tinggi dapat menyesuaikan dengan pejabat setingkat sesuai dengan ketentuan berlaku. (Mengacu pada ketentuan yang berlaku sebelumnya karena tidak diatur secara spesifik di UU Kesehatan tahun 2023 untuk apoteker).
  4. Sertifikat Kompetensi diberikan kepada mahasiswa yang sudah lulus CBT dan mengikuti OSCE secara nasional diterbitkan oleh Perguruan Tinggi bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) (Tidak diatur spesifik untuk apoteker. Pasal 220 UU Kesehatan tahun 2023 hanya mengatur tenaga medis atau tenaga Kesehatan spesialis dan subspesialis, menyatakan bahwa uji kompetensi dilaksanakan oleh perguruan tinggi bekerjasama dengan kolegium dan sertifikat kompetensi diterbitkan oleh kolegium. Dalam hal kolegium belum dibentuk pemerintah dan fakta bahwa uji kompetensi periode ini adalah kerjasama antara APTFI dan IAI).

“Perlu kami informasikan bahwa saat ini APTFI sudah berkirim surat ke Menteri Kesehatan c.q. Dirjen Ditnakes untuk mendapatkan arahan berkaitan untuk penerbitan sertifikat profesi dan sertifikat kompetensi. Bahwa APTFI tidak memiliki kewenangan mengintervensi kebijakan yang berlaku di masing-masing insititusi, surat edaran ini adalah bersifat menyampaikan kesepakatan yang diputuskan bersama. Adapun semua keputusan tetap diserahkan kepada masing-masing Pendidikan Tinggi sebagai penyelenggara pendidikan.” tertulis di akhir suratnya.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

5 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago