Berita

Era Baru Regulasi Kesehatan: Rekomendasi Penerbitan STR D4 Farmasi Membuka Peluang Baru

Majalah Farmasetika – Seiring dengan perkembangan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, peran Tenaga Kefarmasian semakin diakui sebagai bagian integral dari sistem kesehatan. Hal ini tercermin dalam keputusan Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia yang memberikan rekomendasi penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) untuk lulusan Program Studi D4 Farmasi di Poltekkes Kemenkes Makassar. Pertemuan pada tanggal 25 Oktober 2023, yang melibatkan berbagai pihak terkait, menghasilkan kesepakatan untuk memberikan rekomendasi tersebut demi mendukung keberlanjutan praktik profesional di bidang farmasi.

Pertemuan yang diselenggarakan di Poltekkes Kemenkes Makassar pada tanggal 25 Oktober 2023, mempertimbangkan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris KTKI, Dewan Pengawas, dan Direktur Poltekkes Kemenkes Makassar. Kehadiran Ketua Konsil Kefarmasian serta Ketua Divisi Registrasi Konsil Kefarmasian turut mengukuhkan hasil pertemuan ini. Secara kolektif, mereka menyetujui penerbitan STR bagi lulusan Program Studi D4 Farmasi.

Rekomendasi penerbitan STR ini didasarkan pada pemahaman bahwa Tenaga Kefarmasian melibatkan tenaga vokasi farmasi, apoteker, dan apoteker spesialis. Dengan persetujuan dari Konsil Kefarmasian, lulusan Program Studi D4 Farmasi di Poltekkes Kemenkes Makassar dianggap memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk mendapatkan STR. Keputusan ini juga diambil untuk memungkinkan para lulusan dapat segera menjalankan praktik di fasilitas pelayanan kesehatan, sesuai dengan peran krusial mereka dalam sistem kesehatan.

Penerbitan STR bagi lulusan Program Studi D4 Farmasi memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan sektor kesehatan. Beberapa manfaat antara lain:

  1. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan: Lulusan Program Studi D4 Farmasi yang memiliki STR diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas.
  2. Optimalisasi Sumber Daya Manusia: Dengan adanya STR, Tenaga Kefarmasian dapat lebih optimal dalam menyumbangkan keahlian dan pengetahuan mereka dalam menyediakan pelayanan farmasi yang berkualitas.
  3. Kesesuaian dengan Undang-Undang Kesehatan: Penerbitan STR merupakan langkah yang sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengakui peran strategis Tenaga Kefarmasian dalam sistem kesehatan nasional.
  4. Peluang Karir dan Pengembangan Profesional: Lulusan Program Studi D4 Farmasi yang memiliki STR memiliki akses lebih besar terhadap peluang karir dan pengembangan profesional di berbagai bidang farmasi.

Rekomendasi penerbitan STR bagi lulusan Program Studi D4 Farmasi di Poltekkes Kemenkes Makassar merupakan langkah positif dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor kesehatan di Indonesia. Keputusan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para lulusan tetapi juga memperkuat peran Tenaga Kefarmasian dalam memberikan kontribusi maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

1 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

5 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

1 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago

Iqirvo: Langkah Maju dalam Pengobatan Penyakit Autoimun Hati (Primary Biliary Cholangitis)

Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…

4 minggu ago