Regulasi

FDA Peringatkan Overdosis Obat Antidiare Loperamid Membahayakan Jantung

Farmasetika.com – 9/6/2016. Badan POM-nya Amerika, Food and Drug Administration (FDA) melalui halaman resminya (7/6) memperingatkan bahwa konsumsi obat dengan dosis lebih tinggi dari yang direkomendasikan dari obat diare loperamide (Imodium), termasuk melalui penyalahgunaan obatnya, dapat menyebabkan masalah jantung yang serius yang dapat menyebabkan kematian. [Baca : Kelebihan Dosis Obat Antidiare Loperamid Bisa Sebabkan Aritmia Jantung Fatal]

Risiko masalah jantung ini serius termasuk irama jantung abnormal, dimungkinkan juga akan meningkat ketika dosis tinggi loperamide diambil dengan beberapa jenis obat-obatan yang berinteraksi dengan loperamide. [Baca : Ini Alasan Mengapa Overdosis Loperamid Sebabkan Aritmia Jantung Fatal]

Berikut contoh obat yang diindikasikan bisa berinteraksi dengan loperamid.

Generic Name Examples of US Brand Name
cimetidine Tagamet HB
clarithromycin Biaxin, Prevpac
erythromycin E.E.S., Ery-Tab, Eryc, Eryped, PCE
gemfibrozil Lopid
itraconazole Onmel,Sporanox
ketoconazole Available by generic only
quinidine Nuedexta
quinine Qualaquin
ranitidine Zantac
ritonavir Kaletra, Norvir, Technivie, Viekira Pak

Mayoritas masalah jantung yang serius dilaporkan terjadi pada individu yang sengaja menyalahgunakan dan mengambil dosis tinggi loperamide dalam upaya untuk mengatasi kecanduan opioid atau untuk mencapai perasaan euforia. FDA terus mengevaluasi masalah keamanan ini dan akan menentukan apakah tindakan tambahan diperlukan.

Profesional perawatan kesehatan harus menyadari bahwa penggunaan lebih tinggi dari dosis yang dianjurkan dari loperamide dapat mengakibatkan efek samping yang serius terhadap jantung.

Pertimbangkan loperamide kemungkinan sebagai penyebab membahayakan jantung adalah melalui perpanjangan QT interval torsades de Pointes atau aritmia ventrikel lainnya, sinkop, dan serangan jantung.

Dalam kasus penyalahgunaan loperamid, individu sering menggunakan obat lain bersama-sama dengan loperamide dalam upaya untuk meningkatkan penyerapan dan penetrasi melintasi penghalang darah-otak, menghambat metabolisme loperamide, dan meningkatkan efek euforia nya.

FDA menyarankan jika dicurigai mencapai toksisitas loperamide untuk segera menghentikan obatnya dan mulai terapi yang diperlukan. Segera mengukur kadar darah, yang mungkin memerlukan pengujian tertentu. Untuk beberapa kasus torsades de Pointes di mana terapi obat tidak efektif, kejut listrik atau kardioversi mungkin diperlukan.

Menurut FDA, pasien dan konsumen harus hanya mengambil loperamide dalam dosis diarahkan oleh para profesional perawatan kesehatan mereka atau sesuai dengan label atau etiket Obatnya. Jangan menggunakan lebih dari dosis yang ditentukan atau yang tercantum pada label, karena melakukan hal itu dapat menyebabkan masalah irama jantung yang parah atau kematian. Jika diare berlanjut lebih dari 2 hari, berhenti minum loperamide dan hubungi ahli kesehatan.

Loperamide diindikasikan untuk membantu mengendalikan gejala diare. Maksimum disetujui Dosis harian untuk orang dewasa adalah 8 mg per hari untuk penggunaan OTC dan 16 mg per hari untuk penggunaan resep.

 

Sumber : FDA

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

14 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago