Edukasi

70% Pasien di Inggris Merasa Tidak Perlu Ke Dokter Setelah Bertemu dengan Apoteker

farmasetika.com – Sebuah laporan dari survei terbaru di Inggris yang dilakukan oleh asosiasi pasien (The Patients Association) dan Asosiasi Layanan Primer Farmasi (the Primary Care Pharmacy Association) melaporkan bahwa apoteker memiliki peran penting dalam layanan kesehatan yang disambut oleh pasien.

Apa itu Asosiasi Pasien dan Asosiasi Layanan Primer Farmasi?

Asosiasi Pasien merupakan organisasi indenpenden yang menerima pengaduan para pasien di Inggris, mirip seperti LPKI di Indonesia. Sedangkan Asosiasi Layanan Primer Farmasi merupakan organisasi non profit yang menaungi seluruh Apoteker yang bekerja langsung terhadap pasien.

70% Pasien di Inggris Merasa Tidak Perlu Ke Dokter Setelah Bertemu dengan Apoteker

Survei yang berjudul “A Survey of patients and carers views of pharmacists based in GP practices” menunjukkan bahwa 70% pasien di Inggris merasa tidak perlu berkunjung dan membuat janji ke dokter setelah dilayani oleh Apoteker klinis.

Survei ini dilakukan ketika dokter umum di inggris mulai mempekerjakan apoteker terlatih menjadi bagian integral dari tim klinis prakteknya sebagai ahli dalam obat-obatan. Penelitian ini didukung oleh pemerintah setempat dan menjadi skema percontohan untuk Wales dan Irlandia Utara. Diharapkan dalam waktu dekat setiap praktek klinis di Inggris akan memiliki apoteker khusus yang menawarkan dukungan konsultasi pasien.

Keberadaan apoteker membantu dokter lebih fokus mengelola pekerjaannya

Memiliki seorang apoteker dalam praktek klinis berarti dokter bisa fokus dengan keterampilan mereka di mana mereka yang paling dibutuhkan, misalnya pada cara mendiagnosa dan mengobati pasien dengan kondisi yang kompleks. Ini akan membantu dokter dalam mengelola pekerjaan mereka tepat waktu.

Periode survei yang dilakukan selama musim panas, lebih dari 300 tanggapan diterima. Hampir 80% dari pasien menyambut baik penambahan apoteker untuk tim praktek umum dan mengatakan bahwa mereka mengharapkan review obat-obatan mereka dengan apoteker.

Hampir 80% responden juga menyatakan bahwa mereka memiliki akses yang lebih baik ke layanan dengan apoteker berbasis dokter praktek umum. Dengan 70% merasa bahwa mereka tidak perlu membuat janji untuk bertemu dokter mereka setelah berbicara dengan apoteker mereka.

Peran apoteker bekerjasama dengan dokter praktek umum adalah hal baru

Peran apoteker yang dipekerjakan oleh dokter praktek umum adalah salah satu yang relatif baru, ada pekerjaan yang harus dilakukan dalam meningkatkan profil dan manfaat dari peran ini dengan pasien dan dokter.

” Kami telah melakukan proyek ini untuk lebih memahami pandangan pasien dan memiliki mekanisme sendiri dalam pengobatan mereka dan peduli pada praktek dokter umum, serta memiliki kesempatan untuk mempengaruhi perubahan.” ujar Katherine Murphy, Kepala Eksekutif Asosiasi Pasien, dikutip dari patients-association.org.uk (11/12/16).

“Asosiasi Layanan Primer Apoteker senang dengan temuan survei ini, yang jelas menunjukkan bahwa pasien menghargai kesempatan untuk mendiskusikan obat-obatan dan perawatan dengan apoteker berbasis praktik tanpa merasa perlu untuk membuat janji dengan dokternya. Kami menyambut laporan ini dan berharap untuk terus membangun hubungan positif kami dengan Asosiasi Pasien untuk mempromosikan manfaat dari apoteker praktek untuk pasien dan masyarakat. ” ungkap Liz Butterfield, Ketua Asosiasi Layanan Primer Apoteker.

Sumber :

Patient Association. Patients welcome benefits from new pharmacist role in GP practices. http://www.patients-association.org.uk/press/patients-welcome-benefits-new-pharmacist-role-gp-practices/(Diakses 11 Desember 2016).

About PCPA. http://www.pcpa.org.uk/about-pcpa.html.(Diakses 11 Desember 2016).

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

7 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago