Regulasi

Badan POM Update Informasi Kejadian Tidak Diinginkan Injeksi Artesunate

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan Update Informasi Keamanan Obat Injeksi Artesunate kemarin (30/5/2017) terkait Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat pada Mei 2016.

Informasi ini merupakan hasil pembahasan lanjutan yang dilakukan Badan POM bersama dengan Tim Ahli MESO, Komisi Ahli Malaria, dan Subdit Malaria – Kementerian Kesehatan pada tanggal 20 Februari 2017.

Pada tanggal 22 November 2016 lalu, Badan POM telah menginformasikan kepada sejawat kesehatan bahwa pada bulan Mei 2016 telah terjadi KTD setelah pemberian obat anti malaria Artesunate Injeksi pada 5 (lima) pasien daiam waktu yang hampir bersamaan di salah satu sarana pelayanan kesehatan di Kabupaten Manoiwati„ Papua Barat.

KTD yang terjadi hampir serupa (demam, menggigil hebat, muntah-muntah, jantung berdebar, lemas, pusing, dan reaksi muncul sekitar 1 jam setelah penyuntikan Arresunate) kecuali untuk salah satu pasien yang berusia 13 tahun KTD disertai kejang.

Dari hasil pembahasan bersama, menghasilkan 6 poin penting untuk diketahui tenaga profesional kesehatan, yakni :

  1. Laporan KTD yang terjadi hanya diperoleh dari satu orang dokter dengan dasar diagnosis yang tidak didukung aporan klinis, pemeriksaan penunjang laboratorium, serta status rekam medis, yang berhubungan dengan tanda dan gejala klinis yang dilaporkan setelah pemberian injeksi artesunate.
  2. Berdasarkan pengalaman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penggunaan obat injeksi artesunate pada pasien anak aman dan efektif. Tidak pernah ditemukan KTD.
  3. Berdasarkan kajian ilmiah terkini belum ada bukti yang menyatakan bahwa pemberian artesunate menyebabkan demam dan kejang. Demam dapat disebabkan karena infeksi malaria dan atau respon tubuh.
  4. Jantung berdebar bisa disebabkan karena demam yang tinggi. Pada kasus KTD, setelah pemberian dihentikan pasien membaik.
  5. Sejak introduksi obat injeksi artesunate dalam program Malaria (tahun 2010) hingga kasus ini dilaporkan, belum pernah ada laporan kasus serupa.
  6. Sejak safety alert dikeluarkan Badan POM pada tanggal 22 November 2016 hingga saat ini, Badan POM belum menerima laporan khusus yang serupa pada penggunaan injeksi artesunate.

Obat injeksi artesunate merupakan obat pilihan utama untuk penyakit malaria berat dan hendaknya pemberian obat injeksi artesunate sesuai dengan pedoman tatalaksana malaria dan informasi produk yang disetujui Badan POM.

Selengkapnya :

 

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

22 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago