Berita

ASAPIN Bantu Apotek di Indonesia Menjadi Mitra Program BPJS

farmasetika.com – Sesuai Instruksi Presiden nomor 8 tahun 2017, Presiden memerintahkan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan jumlah kerja sama dengan apotek yang memenuhi syarat untuk menjamin ketersediaan obat program Rujuk Balik dengan kriteria dan proses penunjukan kerja sama yang transparan sesuai kebutuhan dan kondisi geografis.

Sebagai Asosiasi Apotek yang resmi ditunjuk pemerintah untuk bekerjasama dengan BPJS, Asosiasi Apotek Indonesia (ASAPIN) sedang mendata seluruh anggota yang akan dipetakan sebagai mitra BPJS.

Menurut Ketua ASAPIN, Drs. Saleh Rustandi, MM. Apt., BPJS dan Kemenkes akan melakukan akreditasi apotek yang akan bermitra. Undang-Undang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menyatakan bahwa kerjasama fasilitas kesehatan (faskes) dengan BPJS melalui asosiasi resmi faskes, yakni ASAPIN. Selain itu, data apotek di BPJS saat ini kurang transparan berdasarkan temuan KPK.

“ASAPIN tidak memungut biaya apapun, bahkan kami akan membimbing apotek untuk melakukan self assesment sebelum di akreditasi” jelas Saleh Rustandi khusus kepada farmasetika.com (22/1/2018).

“Yang pasti apotek tidak ada kerugian apa-apa untuk jadi anggota ASAPIN, dan kita akan kirim kan ke BPJS bertahap, sampai sekarang sudah terdaftar hampir 250 apotek dari seluruh indonesia” lanjutnya.

Untuk mendaftar menjadi anggota ASAPIN, caranya mudah dengan mengisi data melalui link berikut ini http://bit.ly/daftarasapin.

Tanya jawab dan diskusi tentang Asosiasi Apotek Indonesia bisa di Grup Telegram ASAPIN.
Grup ASAPIN di Telegram t.me/asapin_official.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

21 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago