Categories: Solid & Semisolid

Enzalutamide, Obat Oral Pertama Untuk Kanker Prostat yang Resisten

FDA telah menyetujui Aplikasi Obat Baru tambahan (sNDA) untuk enzalutamide (Xtandi) untuk pengobatan kanker prostat resisten non-metastasis (castration-resistant prostate cancer/CRPC), menurut siaran pers.

Dengan indikasi baru ini, enzalutamide adalah obat oral pertama yang disetujui FDA baik untuk CRPC non metastatik dan metastasis.

Persetujuan terbaru untuk enzalutamide, yang sebelumnya diberikan penunjukan FDA Priority Review untuk indikasi ini, didasarkan pada data dari fase 3 PROSPER trial.

Enzalutamide pada awalnya disetujui pada tahun 2012 untuk pengobatan pasien dengan CRPC metastasis yang sebelumnya telah menerima docetaxel dan diberikan persetujuan lain pada tahun 2014 untuk pria yang belum menjalani kemoterapi dengan CRPC metastatik.

Percobaan, yang mendaftarkan 1401 pasien dengan CRPC non-metastasis, menyelidiki penggunaan terapi androgen deprivation therapy (ADT) enzalutamide dibandingkan dengan ADT saja pada pria dengan CRPC non-metastatik.

Menurut data studi, enzalutamide plus ADT secara signifikan mengurangi risiko mengembangkan metastasis atau kematian dibandingkan dengan ADT saja. Untuk pria yang menerima kombinasi, titik akhir primer, kelangsungan hidup bebas metastasis (MFS), adalah 36,6 bulan dibandingkan dengan 14,7 bulan pada kelompok lain.

Hasil ini mencukupi untuk penggunaan enzalutamide pada kanker prostat, menurut siaran pers.

“Mengurangi risiko perkembangan penyakit adalah tujuan pengobatan yang penting dalam kanker prostat yang tahan terhadap pengebirian, karena penyakit ini menjadi lebih sulit diobati seiring dengan kemajuan,” Andy Schmeltz, presiden global, Oncology Pfizer, mengatakan dalam siaran pers.

“Dengan Xtandi, pria dengan CRPC sekarang memiliki pilihan pengobatan yang terbukti secara klinis yang mengurangi risiko metastasis. Persetujuan ini memberikan pada potensi Xtandi untuk membantu pria pada tahap awal penyakit, dan kami terus mengevaluasi obat dalam program pengembangan yang luas di seluruh populasi kanker prostat tambahan. ” lanjutnya.

Efek samping yang paling umum yang terkait dengan perawatan termasuk kondisi asthenic, hot flush, hipertensi, pusing, mual, dan jatuh.

Sumber : US FDA Approves Xtandi (Enzalutamide) for the Treatment of Men with Non-Metastatic Castration-Resistant Prostate Cancer (CRPC) [news release]. Pfizer’s website. https://goo.gl/crRxdm. Accessed July 16, 2018.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

14 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago