Berita

Menristekdikti Setujui Moratorium Pembukaan Prodi Sarjana Farmasi

Farmasetika.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Muhamad Nasir, mengeluarkan surat edaran No. 01/M/SE/VII/2019 tentang Moratorium Program Studi (Prodi) Farmasi Program Sarjana. Berikut adalah isi dari surat edaran tersebut.

Dalam rangka pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan akademik program studi Farmasi Program Sarjana, serta memperhatikan permohonan penghentian sementara pembukaan Program Studi Farmasi Program Sarjana yang disampaikan Ketua Pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia No. 13/III/SRT/APTFI/2019 tanggal 19 Maret 2019, dengan ini kami sampaikan hal – hal sebagai berikut:

1. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memandang perlu untuk sementara waktu menghentikan semua proses bagi pembukaan Program Studi Farmasi Program Sarjana.

2. Pembukaan Program Studi Farmasi Program Sarjana sebagaimana dimaksud pada angka 1 diatas dikecualikan bagi:

a. daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T); dan

b. daerah tertentu dengan kondisi dan kebutuhan khusus. Sehubungan hal tersebut, selanjutnya terhitung sejak diterbitkannya surat ini

Kemristekdikti tidak lagi memproses usul pembukaan Program Studi Farmasi Program Sarjana. Sedangkan bagi usulan – usulan yang telah diterima sebelum terbitnya surat ini akan tetap diproses sepanjang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang – undangan. Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Surat ini dikeluarkan per tanggal 31 Juli 2019.

Sumber : http://silemkerma.ristekdikti.go.id/

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago