Categories: Parenteral

Produk Biologi Pertama untuk Asma Berat pada Anak disetujui FDA

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah memperluas indikasi untuk mepolizumab (Nucala, GlaxoSmithKline) untuk anak-anak berumur 6 tahun dengan asma eosinofilik yang parah.

Suntikan subkutan Mepolizumab pertama kali disetujui di Amerika Serikat pada 2015 sebagai perawatan tambahan untuk pasien asma berat yang berusia 12 tahun atau lebih dan yang memiliki fenotipe eosinofilik.

Persetujuan yang diperluas pada usia 6 sampai 11 tahun didukung oleh sebuah studi label terbuka yang dilakukan pada kelompok usia tersebut yang menyelidiki keselamatan marmolizumab, farmakodinamika, dan keselamatan jangka panjang, perusahaan tersebut mengatakan dalam rilis berita. Bukti dari uji coba pada orang dewasa dan orang dewasa juga mendukung persetujuan dalam kelompok ini.

Bukti dari uji coba pada orang dewasa dan remaja juga mendukung persetujuan dalam kelompok usia ini. Profil keselamatan mololizumab pada anak-anak muda berusia 6 tahun mirip dengan profil keselamatan yang diketahui pada pasien berusia 12 tahun ke atas, kata perusahaan tersebut.

“Asma eosinofilik berat pada anak-anak adalah kondisi yang rumit yang bisa sangat menantang untuk diobati,” Daniel Jackson, MD, Departemen Pediatri, Universitas Wisconsin, Madison, mengatakan dalam rilis tersebut.

“Nucala telah membuat perbedaan bagi banyak orang dewasa dan remaja yang hidup dengan asma parah. Persetujuan ini merupakan perkembangan penting, memberi dokter seperti saya pilihan yang sangat dibutuhkan untuk dipertimbangkan bagi pasien anak kami, “katanya.

“Setelah Nucala disetujui sebagai biologis pertama untuk mengobati asma eosinofilik parah pada kelompok usia muda ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi komunitas asma,” tambah Tonya Winders, CEO dan presiden, Alergi dan Jaringan Asma.

Pada bulan Juni, FDA menyetujui dua metode baru untuk pemberian mepolizumab – autoinjector, dan jarum suntik pengaman, yang dapat digunakan pasien atau perawat untuk memberikan obat di rumah setiap 4 minggu sekali, seperti dilansir oleh Medscape Medical News.

Sumber : FDA OKs Mepolizumab (Nucala) for Younger Children With Severe Asthma https://www.medscape.com/viewarticle/918328

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago