Lasmiditan, Obat Baru Untuk Terapi Migrain

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah menyetujui tablet Reyvow (lasmiditan) untuk migrain akut dengan atau tanpa aura pada orang dewasa.

“Reyvow adalah pilihan baru untuk pengobatan akut migrain, suatu kondisi menyakitkan yang mempengaruhi satu dari tujuh orang Amerika,” Nick Kozauer, MD, penjabat wakil direktur Divisi Produk Neurologi, Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA, dalam sebuah pernyataan.

“Kami tahu bahwa komunitas migrain sangat tertarik dengan opsi perawatan tambahan, dan kami tetap berkomitmen untuk terus bekerja dengan para pemangku kepentingan untuk mempromosikan pengembangan terapi baru untuk perawatan migrain akut dan preventif, “tambahnya.

Persetujuan Reyvow dari FDA didasarkan pada data efikasi dari dua uji coba acak, tersamar ganda, dan terkontrol plasebo. Sebanyak 3177 orang dewasa dengan riwayat migrain dengan atau tanpa konsumsi Reyvow untuk mengobati serangan migrain dalam studi ini.

Dalam kedua studi tersebut, persentase pasien yang sakitnya sembuh dan yang memiliki gejala migrain yang paling menyusahkan, seperti mual, sensitivitas cahaya, atau sensitivitas suara, diselesaikan 2 jam setelah perawatan secara signifikan lebih besar pada mereka yang menerima Reyvow pada semua dosis dibandingkan dengan plasebo.

Meskipun pasien diizinkan untuk mengambil obat penyelamat 2 jam setelah mengambil Reyvow, opioid, barbiturat, triptan, dan ergot tidak diizinkan dalam waktu 24 jam setelah pemberian studi obat. Dua puluh dua persen pasien menggunakan obat pencegahan untuk migrain.

FDA memperingatkan bahwa kemampuan mengemudi mungkin terganggu saat mengambil Reyvow. Pasien disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin setidaknya 8 jam setelah minum obat, bahkan jika mereka merasa cukup sehat untuk melakukannya.

Pasien yang tidak dapat mengikuti saran ini disarankan untuk tidak menggunakan Reyvow. Obat ini menyebabkan depresi sistem saraf pusat (SSP), termasuk pusing dan sedasi. Ini harus digunakan dengan hati-hati jika diambil dalam kombinasi dengan alkohol atau depresan SSP lainnya.

Sumber : FDA Approves New Drug Option for Acute Migraine. https://www.medscape.com/viewarticle/919790

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

Pentingnya Stabilitas Obat dalam Pengembangan Obat Copy

Majalah Farmasetika - Stabilitas merupakan salah satu parameter yang sangat penting dalam pengembangan obat karena…

3 minggu ago

Analisis Kesesuaian Penyimpanan Cold Chain Product (CCP) di Salah Satu Pedagang Besar Farmasi

Majalah Farmasetika - Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki peran yang sangat penting dalam menangani produk…

3 minggu ago

Pengembangan Obat RLS-0071 oleh ReAlta: Potensi Terapi Baru untuk aGVHD

Majalah Farmasetika - Obat ini saat ini sedang menjalani uji klinis fase 2 untuk pasien…

4 minggu ago

Capivasertib, Golongan AKT inhibitor Pertama sebagai Terapi Kanker Payudara Stadium Lanjut HR-positif

Majalah Farmasetika - Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan angka kejadian tertinggi dan angka…

4 minggu ago

Klasifikasi Apotek dalam KBLI 2025 Jadi Perhatian Farmasis Indonesia Bersatu

Majalah Farmasetika - Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) menyampaikan dokumen masukan kebijakan (policy brief) kepada Presiden…

4 minggu ago

Yorvipath, Terapi Hipoparatiroidisme Pertama dan Satu-satunya yang Disetujui FDA

Majalah Farmasetika - Food and Drugs Administration USA (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan…

4 minggu ago