Regulasi

Dianggap Membebani Apoteker, FIB Minta PP IAI Tunda Implementasi Aplikasi SIAP

farmasetika.com – farmasetika.com – Baru-baru ini beredar di media sosial Surat Keputusan (SK) Hasil Mukernas ke-II Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) yang berlangsung tanggal 20 Desember 2019 di Surabaya. Dimana salah satu hasil kesepakatannya adalah mendorong Organisasi Profesi Apoteker (Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia/ PP IAI) untuk menunda pelaksanaan Aplikasi SIAP (Sistem Informasi Apoteker).

Ketua Dewan Presidium FIB, Fidi Setyawan, S.Farm., M.Kes., Apt., membenarkan bahwa Copy digital SK Hasil Mukernas ke-II FIB yang beredar di media social adalah benar dan Valid.

“SK tersebut di tetapkan di Mukernas Ke-II FIB yang berlangsung di Hotel luminor Surabaya, di hadiri pengurus presidium Nasional FIB, Perwakilan Presidium Wilayah dari seluruh Indonesia, Perwakilan Ismafarsi, Akademisi, Pakar dan Undangan.” tulis Fidi dalam sebuah pernyataan tertulis yang diberikan kepada Redaksi Majalah Farmasetika (27/12/2019).

Dalam SK tersebut dijelaskan bahwa implementasi Aplikasi SIAP diharapkan tidak membebani Apoteker abonemen sebesar Rp.100.000 (Seratus Ribu Rupiah) / Tahun, dikarenakan beban Apoteker tahunan/lima tahunan cukup besar., diantaranya biaya POPCA, Biaya OSCE, Biaya Pengumpulan SKP, Biaya Iuran Anggota, Biaya Serkom, Biaya Rekom, Biaya STRA dan Biaya partisipasi lain. Tidak semua anggota memiliki kesejahteraan yang lebih untuk membayar itu semua.

“IAI diharapkan melakukan audit forensik terhadap aplikasi SIAP untuk menjamin keamanan data semua Apoteker, terkait Identitas, Kontak, Usaha dan Privasi lainnya” tertulis dalam SKnya.

FIB meminta PP IAI melibatkan seluruh PD IAI dalam mengevaluasi kesiapan Aplikasi SIAP.

Ketika ditanyakan terkait posisi organisasi FIB dengan IAI, Fidi menegaskan bahwa sebagaimana yang termaktub dalam Anggaran Dasar FIB, FIB adalah organisasi bersifat ilmiah, terbuka dan independen.

“Posisinya sama dengan perkumpulan-perkumpulan Apoteker yang sudah ada. FIB memposisikan diri sebagai Mitra IAI, yang akan selalu mendukung dan memperkuat IAI sepanjang Kebijakan IAI tidak merugikan Anggotanya sendiri. Jadi tidak benar FIB sebagai saingan IAI. Sebagai Catatan bahwa mayoritas Pengurus FIB juga menjadi Pengurus IAI” jelas Fidi.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago