Alat Kesehatan

China Kembangkan Kit Deteksi COVID-19 Dalam Hitungan Menit

farmasetika.com – Pemerintah China telah berhasil mengembangkan kit deteksi baru untuk pneumonia coronavirus baru (COVID-19). Alat diagnostik ini dapat memberikan hasil yang cepat dalam waktu 15 menit melalui tes hanya satu tetes darah pasien, China’s State Key Laboratory of Respiratory Diseases melaporkan minggu lalu (15/2/2020).

Kit deteksi yang telah lulus evaluasi awal laboratorium dan klinis ini adalah hasil dari kerja tim beberapa lembaga penelitian di bawah bimbingan Zhong Nanshan, kepala panel ahli yang dibentuk oleh Komisi Kesehatan Nasional (the National Health Commission/NHC) untuk melawan virus corona.

Kit ini dapat mendeteksi antibodi IgM, yang merupakan antibodi pertama yang dibuat oleh tubuh untuk melawan infeksi baru, melalui tes setetes darah. Hasilnya dapat disampaikan dalam 15 menit, bahkan ketika plasma pasien diencerkan 500 hingga 1.000 kali, laboratorium menjelaskan.

Dibandingkan dengan tes asam nukleasi RT-PCR saat ini yang digunakan untuk diagnosis, test kit baru lebih sederhana dan lebih efisien, dengan sensitivitas dan spesifisitas yang lebih tinggi.

Kit ini secara efektif dapat mematahkan keterbatasan metode deteksi yang ada pada personel dan tempat, dan mempersingkat waktu uji, sehingga mencapai diagnosis yang cepat dari kasus yang diduga dan skrining pasien yang dikonfirmasi kontak dekat.

Kit deteksi telah digunakan untuk tes di sebuah rumah sakit di Provinsi Hubei yang merupakan pusat epidemi. Beberapa pasien yang didiagnosis secara klinis yang tes asam nukleus menunjukkan negatif untuk virus telah dites ulang dengan kit baru, dan sebagian besar hasil menunjukkan positif untuk antibodi lgM.

Sementara itu, dalam tes deteksi lebih dari 600 sampel klinis yang diambil dari Hubei dan Guangzhou, tingkat positif antibodi lgM sangat sejalan dengan hasil diagnosis klinis.

Sejauh ini, banyak alat deteksi (untuk penelitian ilmiah) telah dikirim ke kota-kota di Hubei, yang akan digunakan bersama dengan metode deteksi lain, seperti tes asam nuklei, kata laboratorium itu.

Sumber : China develops COVID-19 detection kit that delivers results in 15 minutes. https://news.cgtn.com/news/2020-02-15/China-develops-COVID-19-detection-kit-that-delivers-results-in-15-min–O6aPGKuzGo/index.html

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

Kimia Farma Hadapi Tantangan Besar: Penutupan Pabrik dan PHK Karyawan

Majalah Farmasetika - PT Kimia Farma (Persero) Tbk, perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, saat ini…

1 minggu ago

Pertimbangan Regulasi Terkait Model Peracikan 503B ke 503A untuk Apotek Komunitas

Majalah Farmasetika - Tinjauan mengenai persyaratan bagi apotek yang mempertimbangkan untuk memesan senyawa dari fasilitas…

1 minggu ago

FDA Memperluas Persetujuan Delandistrogene Moxeparvovec-rokl untuk Distrofi Otot Duchenne

Majalah Farmasetika - Setelah sebelumnya disetujui pada Juni 2023 dalam proses Accelerated Approval, FDA telah…

1 minggu ago

FDA Menyetujui Epcoritamab untuk Pengobatan Limfoma Folikular Kambuhan, Refraktori

Majalah Farmasetika - Persetujuan ini menandai antibodi bispesifik pengikat sel T pertama dan satu-satunya yang…

1 minggu ago

FDA Mengeluarkan Surat Tanggapan Lengkap untuk Pengajuan BLA Patritumab Deruxtecan

Majalah Farmasetika - Pengajuan lisensi biologis (BLA) untuk patritumab deruxtecan menerima surat tanggapan lengkap karena…

2 minggu ago

FDA Menyetujui Ensifentrine untuk Pengobatan Pemeliharaan Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Majalah Farmasetika - Setelah lebih dari 2 dekade, produk inhalasi pertama dengan mekanisme aksi baru…

2 minggu ago