Categories: Regulasi

Apoteker Diminta Jadi Relawan COVID-19, PP IAI Minta Insentif Diperhatikan Menkeu

Farmasetika.com – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) mendukung langkah Kementrian Kesehatan RI untuk membuka kesempatan para apoteker menjadi relawan COVID-19.

“Sehubungan dengan surat dari Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI nomor DG.01.01/II/0494/2020 perihal Informasi Persyaratan Relawan Penanganan Covid-19, maka kami sampaikan rekrutmen Apoteker untuk relawan COVID-19 terbuka secara nasional dan penugasan menunggu kebutuhan dari BPPSDM.” Tertulis dalam surat yang dikeluarkan PP IAI kemarin (30/3/2020).

Adapun persyaratan relawan Apoteker adalah sebagai berikut :

  • Berusia minimal 50 tahun
  • Memiliki STRA
  • Memiliki izin orang tua, suami/istri
  • Bersedia bertugas 28 hari (bertugas 14 hari, isolasi diri 14 hari)

Pendaftaran bisa melalui form google https://bit.ly/apotekerrelawancovid19

“Per hari ini sudah terdaftar 110 orang, belum termasuk 3 orang di RS Darurat wisma atlit dan 2 orang di RS Darurat Pulau Galang.” Ujar Nofendri, Sekjen PP IAI, dihubungi lewat pesan singkat (30/3/2020)

Sementara itu, PP IAI juga memperjuangkan hak dari para tenaga kefarmasian khususnya Apoteker, agar masuk kedalam daftar Insentif Bulanan dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19 yang ditetapkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada tanggal 24 Maret 2020 dimana tenaga kefarmasian tidak termasuk dalam daftarnya.

“Ikatan Apoteker Indonesia juga merekrut Relawan Apoteker untuk ditempatkan di RS Darurat di Wisma
Atlit dan Pulau Galang. Kondisi wabah Covid-19 saat ini membuat semua Tenaga Kesehatan rentan
tertular virus Corona, oleh sebab itu, kami mengusulkan agar tidak ada diskriminasi besaran insentif
yang diberikan.” Tersirat dalam surat permohonan yang ditulis Ketua PP IAI, Nurul Falah Eddy Pariang ditujukan kepada Menkeu (30/3/2020).

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago