Alat Kesehatan

Tes COVID-19 untuk Badai Sitokin Mendapat Persetujuan Darurat FDA

Majalah Farmasetika – Perusahaan Farmasi Roche telah diberikan lampu hijau oleh FDA (Food and Drug Administration) (4/6/2020) untuk menggunakan salah satu tes diagnostiknya yang mampu mengidentifikasi pasien coronavirus (COVID-19) yang berisiko mengembangkan respons peradangan parah (badai sitokin/cytokine storm) dan mungkin juga mendapat manfaat dengan terapi salah satu obatnya (inhibitor IL-6/Actemra).

Tes Elecsys IL-6

Tes Elecsys IL-6 telah diberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) di Amerika Serikat (AS) untuk menguji tingkat interleukin-6 pada pasien dengan penyakit COVID-19 yang dikonfirmasi yang bisa berisiko tinggi membutuhkan ventilasi mekanik.

Badai sitokin

Roche mengatakan peningkatan kadar sitokin IL-6 adalah sinyal awal dari peradangan akut yang dapat mengindikasikan seorang pasien sedang mengembangkan apa yang disebut “badai sitokin”, suatu respon imun inflamasi berbahaya yang kadang-kadang terlihat pada pasien coronavirus paling sakit yang dapat mempercepat kerusakan pada paru-paru dan organ lainnya.

Uji klinik inhibitor IL-6 Actemra

Pembuat obat asal Swiss ini sedang menguji inhibitor IL-6 Actemra / RoActemra (tocilizumab) dalam uji coba fase 3 sebagai terapi potensial untuk orang yang sakit parah dengan COVID-19, baik sendiri dan segera dalam kombinasi dengan remdesivir antivirus Gilead Sciences dalam uji coba REMDACTA. .

Pada bulan April, Roche mendapat $ 25 juta dalam pendanaan dari Biomedis Penelitian dan Pengembangan Otoritas Lanjutan (BARDA) pemerintah AS untuk mempercepat program uji coba Actemra dalam coronavirus, dan data harus tersedia dari uji coba monoterapi di musim panas.

Actemra dan penghambat IL-6 lainnya – Kevzara (sarilumab) Sanofi – telah disetujui untuk mengobati penyakit peradangan seperti rheumatoid arthritis, dan Actemra telah menunjukkan nilainya sebagai pengobatan untuk sindrom pelepasan sitokin (CRS), komplikasi yang mengancam jiwa dari Terapi sel CAR-T untuk kanker.

Hal ini telah mendorong harapan besar bahwa mereka dapat muncul sebagai pilihan pengobatan untuk pasien coronavirus yang paling parah terkena dampaknya, meskipun hasil awal telah beragam.

Penjualan Actemra meningkat

Penjualan Actemra telah meroket selama pandemi, dengan pesanan membanjir dari seluruh dunia pada tahap awal wabah dan mendorong penjualan naik 30% pada kuartal pertama tahun ini menjadi sekitar $ 688 juta.

Tes diagnostik baru berpotensi membantu mengidentifikasi pasien yang berisiko komplikasi COVID-19 yang parah seperti sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), serta mereka yang mungkin mendapat manfaat dari pengobatan dengan obat IL-6.

“Dalam pandemi saat ini, tes Roche’s Elecsys IL-6 sangat membantu sebagai indikator awal untuk peradangan akut dan dalam manajemen pasien yang sakit kritis,” komentar Tobias Herold, seorang dokter perawatan darurat dari LMU University Hospital di Munich, Jerman dikutip dari pharmaforum (5/6/2020).

“Nilai IL-6 yang meningkat membantu kita mengidentifikasi pasien dengan risiko tinggi terjadinya gagal napas yang akan datang,” tambahnya.

Tes ini dilakukan pada penganalisa Cobas e Roche, yang banyak digunakan di seluruh dunia dan juga digunakan untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, dari pasien dalam pemantauan.

Sumber : FDA clears emergency use of Roche test for COVID-19 ‘cytokine storm https://pharmaphorum.com/news/fda-clears-emergency-use-of-roche-test-for-covid-19-cytokine-storm/

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

11 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago