Categories: Edukasi

Menggunakan Face Shield Tanpa Masker Tidak Efektif Cegah COVID-19

Majalah Farmasetika – Pejabat kesehatan di Swiss memperingatkan agar tidak menggunakan pelindung wajah dari plastik tanpa masker setelah wabah baru-baru ini di sebuah hotel menunjukkan tidak efektif mencegah penularan COVID-19.

Infeksi dilaporkan di sebuah hotel di wilayah Graübunden, tempat beberapa karyawan dinyatakan positif terkena virus. Semua yang terinfeksi hanya menggunakan pelindung wajah sebagai perlindungan sementara tidak ada orang yang memakai masker terinfeksi.

Pejabat kesehatan setempat percaya bahwa perisai menawarkan rasa aman palsu yang sering membuat pemakai mengambil risiko yang tidak perlu. Yann Hulman, juru bicara Kantor Kesehatan Masyarakat Federal Swiss, mengatakan “Face shield tidak berfungsi sebagai alternatif untuk masker kebersihan. Face shield dapat dikenakan dengan masker untuk lebih meningkatkan perlindungan Anda sendiri. “

Hal ini memperkuat saran Organisasi Kesehatan Dunia sendiri tentang face shield, yang menyatakan bahwa mereka dapat membantu mencegah virus tetapi hanya jika digunakan dalam kombinasi dengan masker, sementara pemakainya juga jarak sosial dan mencuci tangan mereka secara teratur.

Saat ini, pemerintah Inggris merekomendasikan pelindung untuk penata rambut, tukang cukur dan tato sebagai penghalang antara mereka dan pelanggan dan saran Departemen Kesehatan menyatakan: “Tidak ada persyaratan bagi klien untuk mengenakan perlindungan tambahan seperti masker atau penutup wajah, ketika praktisi mengenakan pelindung diri. “

Sumber : Face shields did not protect people from a COVID-19 outbreak in Switzerland but masks did, according to health officials http://www.pharmafile.com//news/554149/face-shields-did-not-protect-people-covid-19-outbreak-switzerland-masks-did-according-he

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

1 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

5 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

1 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago

Iqirvo: Langkah Maju dalam Pengobatan Penyakit Autoimun Hati (Primary Biliary Cholangitis)

Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…

4 minggu ago