Majalah Farmasetika – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang P.S. Brodjonegoro, mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 148/M/KPT/2020 tentang Peringkat Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2020 dimana didalamnya tercantum Majalah Farmasetika mulai Volume 3 Nomor 5 naik peringkat akreditasi menjadi SINTA (Science and Technology Index) 3 yang asalnya SINTA 5.
Dikutip dari situs pemerintah Indonesia, Sinta merupakan aplikasi yang berupa portal yang berisi pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) antara lain kinerja peneliti, kinerja jurnal, kinerja institusi IPTEK, dan author atau penulis jurnal. Selain mengukur kinerja IPTEK, SINTA juga menjadi alat pengindeks internasional sebagai arsip jurnal, buku, artikel, dan karya ilmiah lainnya.
Tak sama dengan portal pengindeks seperti Google Scholar, Portal Garuda, Indonesian Publication Index (IPI), dan Indonesia Science and Technology Index (Inasti), SINTA memiliki fitur yang lebih lengkap seperti Citation (indeks dalam setahun untuk Google Scholar dan Scopus), Networking (mengetahui siapa saja yang pernah bekerja sama), dan Research Output (jurnal, artikel, buku yang telah dipublikasikan), dan Score (melihat indeks di Scopus, Google Scholar, dan Inasti).
SINTA dikembangkan sebagai wadah hasil penelitian untuk dipublikasikan secara online. Para peneliti dan dosen diberi kesempatan sebesar-besarnya untuk berkontribusi melalui aplikasi SINTA. Kedua profesi ini diharapkan mampu menambah jumlah jurnal atau karya ilmiah melalui portal tersebut. Syarat untuk menggunakan SINTA cukup dengan membuat akun berisi data diri dan melampirkan karya yang telah dipublikasikan.
Peringkat 3 berarti nilai akreditasi Majalah Farmasetika berada pada 60 ≤ n < 70. Sertifikat untuk Majalah Farmasetika akan diberikan setelah tanggal 28 September 2020.
Berikut selengkapnya
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…
Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…