Categories: Penghantaran Obat

Data Awal Vaksin COVID-19 Pertama Lewat Inhalasi Hasilnya Memuaskan

Majalah Farmasetika – Data tahap awal, yang diterbitkan di The Lancet pada hari Senin, menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 hirup CanSino Biologic mampu merangsang antibodi penetral terhadap SARS-CoV-2 dengan dosis jauh di bawah dosis yang diperlukan dengan pemberian intramuskular.

Studi Fase I dilakukan di China dan melibatkan 130 peserta dewasa yang sehat, dengan dua dosis inhalasi vaksin Ad5-nCoV yang diberikan dalam jarak 28 hari.

Percobaan menemukan bahwa rejimen dua dosis Ad5-nCoV aerosol serupa dengan yang dicapai dengan dosis tunggal intramuskular dari vaksin yang sama. Pemberian versi baru tidak menimbulkan rasa sakit dan rejimen ditoleransi dengan baik.

Vaksin ini juga ditemukan untuk merangsang antibodi penetralisir dan respons sel T – yang terakhir dianggap berperan dalam mengenali dan membunuh sel yang terinfeksi dan merangsang sitokin antivirus – setelah dosis tunggal.

Data dari penelitian menunjukkan bahwa vaksinasi aerosol dapat memicu rasio antibodi penetralisir terhadap total antibodi yang lebih tinggi daripada vaksinasi intramuskular, dan bahwa kombinasi dosis pertama intramuskular diikuti dengan aerosol kedua dapat memberikan hasil terbaik secara keseluruhan.

Namun para peneliti mengakui bahwa penelitian ini kecil, sehingga hipotesis tersebut harus diuji dalam uji coba Tahap II dan III yang sedang berlangsung.

Ad5-nCoV sudah disetujui di Cina dan negara-negara lain di seluruh dunia sebagai suntikan satu dosis yang disebut Convidecia, dan terbukti sekitar 66% protektif dalam uji klinis yang dilaporkan pada bulan Februari. CanSino memindahkan formulasi inhalasi ke dalam uji klinis pada bulan April.

Studi ini menemukan bahwa dosis yang dibutuhkan untuk Ad5-nCoV adalah 20% atau 40% dari yang dibutuhkan dengan versi yang disuntikkan, yang berarti persediaan dapat dibuat lebih jauh. Vaksin juga hanya membutuhkan suhu pendinginan standar.

Harapannya adalah bahwa vaksin yang dihirup juga mungkin lebih efektif dalam merangsang kekebalan mukosa di paru-paru, yang memberikan garis pertahanan pertama melawan patogen pernapasan, dan para peneliti menyarankan data awal mereka tentang antibodi dan respons seluler mendukung hipotesis ini.

Vaksin akan dihantarkan melalui nebuliser, dan CanSino saat ini sedang mengembangkannya dengan Institut Bioteknologi Beijing.

Sumber

CanSino’s inhaled COVID vaccine performs well in early trials http://www.pharmafile.com/news/583938/cansino-s-inhaled-covid-vaccine-performs-well-early-trials

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

19 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago