Berita

Imbas CDOB Megasetia Dicabut, Kepala BPOM Digugat Ke PTUN

Majalah Farmasetika – Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) PT. Megasetia Agung Kimia dicabut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pertanggal  7 November 2022. Imbas dari pencabutan ini, Kepala BPOM Penny K Lukito digugat PT. Megasetia ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 6 Februari 2023.

Penelusuran redaksi Majalah Farmasetika, tertulis di situs sertifikasi CDOB, Pedagang Besar Farmasi Megasetia Agung Kimia tidak memenuhi ketentuan CDOB sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan POM No. 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Badan POM No. 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Badan POM No. 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik. Oleh karena itu, Sertifikat CDOB sebagaimana informasi di atas dicabut dan dinyatakan tidak berlaku sejak tanggal 7 November 2022.

Pencambutan CDOB ini terkait dengan sanksi dari BPOM terhadap PT. Megasetia karena terbukti mendistribusikan pelarut propilen glikol yang tidak memenuhi syarat. Kepala BPOM sempat menjelaskan beberapa waktu lalu, bahwa pelarut ini mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi batas ambang batas aman.

Kepala BPOM di PTUN kan PT Megasetia

PT. Megasetia Agung Kimia resmi menggugat Kepala BPOM Penny K Lukito digugat PT. Megasetia ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 6 Februari 2023.

Dalam penundaan, pihak Megasetia meminta majelis hakim tata usaha negara untuk mengabulkan permohonan penundaan. Mereka juga meminta BPOM menunda pelaksanaan Keputusan Kepala BPOM No: R-PW.01.10.1.3.11.22.215 tanggal 7 November 2022 tentang Pencabutan Sertifikat CDOB selama pemeriksaan sengketa sedang berjalan, sampai dengan putusan pengadilan berkekuatan tetap.

Sementara dalam pokok perkara, Megasegtia meminta majelis hakim untuk mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Pertama, menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Kepala BPOM No: R-PW.01.10.1.3.11.22.215 tertanggal 7 November 2022 tentang Pencabutan Sertifikat CDOB. Kedua, mewajibkan tergugat untuk mencabut Keputusan Kepala BPOM No: R-PW.01.10.1.3.11.22.215 tanggal 7 November 2022 tentang Pencabutan Sertifikat CDOB. Ketiga, mewajibkan tergugat menarik kembali semua dokumen atau arsip yang menjadi akibat hukum dari keputusan TUN tersebut atau yang menjadi dasar penetapan keputusan TUN tersebut.

Sumber

Kepala BPOM Digugat ke PTUN Usai Cabut Sertifikat CDOB Megasetia”, Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20230208/16/1625875/kepala-bpom-digugat-ke-ptun-usai-cabut-sertifikat-cdob-megasetia.

RINGKASAN HASIL PEMERIKSAAN (SUMMARY REPORT) https://sertifikasicdob.pom.go.id/sertif/getringkasanpencabutan.php?id=4794

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

9 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago