Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2024. Pendaftaran telah dibuka mulai 20 Agustus dan akan berlangsung hingga 6 September 2024. Dalam rekrutmen ini, BPOM menyediakan 781 formasi untuk 28 jabatan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Rekrutmen CPNS BPOM tahun ini memberikan peluang bagi berbagai kelompok masyarakat. Selain formasi untuk kebutuhan umum, BPOM juga membuka kesempatan bagi lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, diaspora, serta putra/putri asal Papua dan Kalimantan. Dengan demikian, BPOM memberikan ruang yang lebih inklusif bagi berbagai kalangan untuk bergabung dan berkontribusi dalam pengawasan obat dan makanan di Indonesia.
Berdasarkan Surat KP.03.01.2.08.24.34, berikut adalah beberapa syarat umum yang harus dipenuhi oleh calon pelamar CPNS BPOM 2024:
Selain itu, pelamar harus memastikan bahwa mereka tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik dan tidak terlibat dalam politik praktis.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
Setelah pendaftaran, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi pada 14-17 September 2024, diikuti dengan berbagai tahap seleksi lainnya hingga pengumuman akhir pada Januari 2025.
Para calon pelamar diharapkan untuk selalu memantau laman resmi BPOM di https://casn.pom.go.id untuk informasi lebih lanjut dan tidak melewatkan tahapan penting dalam proses seleksi ini.
Pembukaan lowongan CPNS 2024 di BPOM menjadi kesempatan emas bagi masyarakat yang ingin berkarier di instansi yang berperan vital dalam pengawasan obat dan makanan di Indonesia. Dengan formasi yang tersedia dan berbagai kategori kebutuhan khusus, BPOM membuka peluang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dan turut menjaga keamanan serta kesehatan masyarakat melalui regulasi obat dan makanan yang ketat dan profesional.
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…
Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…