pic : freedigitalphotos.net
farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) kemarin (21/9) menyetujui obat baru dari Jenssen Pharmaceutical, Invokamet XR yang berisi kombinasi dosis tetap dari canagliflozin (Invokana) dan extended-release metformin hidroklorida, untuk pengobatan lini pertama untuk diabetes tipe 2 pada orang dewasa sebagai tambahan untuk diet dan olahraga dan digunakan sekali sehari.
Invokamet XR di Amerika tersedia dalam 4 dosis dalam tablet yang mengandung canagliflozin 50 mg atau 150 mg, dan metformin XR 500 mg atau 1000 mg. Dosis yang dianjurkan adalah 2 tablet diambil sekali sehari selama makan pagi. Perlu waktu cukup lama hingga obat ini terdaftar di BPOM, selain itu Invokana (canagliflozin) dan Invokamet (canagliflozin dan metformin) belum tersedia di Indonesia
“Invokamet XR menawarkan kenyamanan dosis sekali sehari dan menyediakan fleksibilitas yang diperlukan dokter untuk menyesuaikan pengobatan dengan kebutuhan pasien diabetes tipe 2, terutama mereka dengan tingkat A1C lebih tinggi,” kata John Anderson dari Frist Clinic, Nashville, Tenn.
“dokter dapat meresepkan formulasi Invokamet XR untuk orang dewasa ketika mereka pertama kali didiagnosis dengan diabetes tipe 2 atau terapi sebagai tambahan untuk orang-orang yang tingkat A1C tidak terkontrol dengan baik agen saja.” lanjutnya.
Invokamet XR adalah yang pertama disetujui FDA dalam bentuk tablet dosis tetap dengan menggabungkan natrium glukosa co-transporter 2 inhibitor, canagliflozin, dan metformin hidroklorida dengan release dipercepat. Awalnya menerima persetujuan dari FDA pada bulan Agustus 2014 sebagai tambahan untuk diet dan latihan untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang tidak memadai dikendalikan dengan metformin atau canagliflozin, atau yang sudah dirawat dengan kedua obat secara terpisah.
Pada bulan Mei 2016, indikasi obat diperluas untuk mencakup orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang belum dirawat dengan canagliflozin atau metformin dan dapat mengambil manfaat dari terapi ganda. Penelitian telah menunjukkan pengurangan signifikan lebih besar pada tingkat HbA1C dengan pengobatan Invokamet XR dibandingkan dengan metformin saja. Canagliflozin membantu ginjal pasien dari kadar gula melalui eksresi melalui urin, dan metformin menurunkan produksi glukosa di hati dan meningkatkan respon tubuh terhadap insulin.
Berdasarkan pedoman terapi diabetes 2 dari the American Association of Clinical Endocrinologists and American College of Endocrinology dan the American Diabetes Association merekomendasikan terapi ganda untuk pasien dengan kadar HbA1C yang tinggi, dan Invokamet XR sejalan dengan rekomendasi mereka. Invokamet XR membawa Peringatan pada kemasannya untuk asidosis laktat, komplikasi yang jarang namun serius yang dapat terjadi karena akumulasi metformin.
Efek samping serius lainnya terkait dengan obat adalah dehidrasi, ketoasidosis, masalah ginjal, hiperkalemia, infeksi saluran kemih yang serius, dan hipoglikemia. Pasien yang memiliki masalah ginjal atau dialisis tidak dapat mengambil Invokamet XR.
Sumber : http://www.janssen.com/us-fda-approves-invokamet-xr-canagliflozin-metformin-hydrochloride-extended-release-treatment-adults
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…