pic: acorda.com
farmasetika.com – US Food and Drug Adiminstration (FDA) telah memberikan persetujuan akhir untuk Aurobindo Pharma terhadap produk generik dalfampridine tablet extended-release (10 mg).
Badan Divisi bioekivalensi telah menentukan bahwa produk generiknya telah bioekuivalen dengan produk inovator Amprya dari Acorda Therapeutics, dan diindikasikan untuk pengobatan multiple sclerosis (MS). Sayangnya baik obat paten maupun generiknya hingga saat ini belum tersedia di Indonesia.
Tablet AMPYRA® (dalfampridine) rilis diperpanjang, 10 mg telah disetujui oleh FDA sebagai pengobatan untuk meningkatkan kemampuan berjalan pada pasien dengan multiple sclerosis (MS). Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan kecepatan berjalan.
AMPYRA adalah yang pertama dan satu-satunya terapi resep MS yang telah secara khusus disetujui oleh FDA untuk meningkatkan berjalan pada orang dengan MS. Dalfampridine bekerja untuk memblokir saluran kalium dalam tubuh.
Lebih dari 400.000 orang di AS dan hampir 2,5 juta orang di seluruh dunia hidup dengan MS, dan untuk sebagian besar orang-orang, penyakit ini mempengaruhi kemampuan mereka untuk berjalan. Kesulitan berjalan dapat terjadi pada siapa saja dengan MS, dan dapat menyebabkan kesulitan dalam menjaga dengan keluarga dan teman-teman, atau mengalami kesulitan menyeberang jalan.
Efek samping yang paling umum yang terkait dengan Amprya adalah infeksi saluran kemih, insomnia, pusing, sakit kepala, mual, kelemahan, dan sakit punggung.
Obat dapat menyebabkan kejang pada beberapa pasien. Dalam studi, mereka yang menggunakan 20 mg Amprya dua kali sehari menunjukkan peningkatan insiden kejang. Obat belum diteliti pada pasien dengan riwayat kejang.
Sumber :
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…