Categories: Berita

Obat Pertama Fibrosis Kistik Untuk Anak 2-5 Tahun Dipasarkan di AS

Farmasetika.com – Pejabat Food Drug and Administration (FDA) telah memperbarui label lumacaftor / ivacaftor (Orkambi, Vertex Pharmaceuticals) dan menyetujui penggunaan pengobatan pada anak-anak berusia 2 hingga 5 tahun; dengan persetujuan ini, obat ini menjadi yang pertama untuk mengobati penyebab fibrosis Kistik (FK) pada populasi ini, menurut siaran pers.

Lumacaftor / ivacaftor diindikasikan untuk pengobatan FK pada pasien yang memiliki 2 salinan F508del-CFTRmutation, bentuk genetik yang paling umum dari penyakit ini. Terapi ini telah disetujui untuk digunakan pada pasien berusia 6 tahun ke atas.

Persetujuan ini didasarkan pada data dari percobaan fase 3 yang melibatkan 60 pasien yang menunjukkan pengobatan dengan lumacaftor / ivacaftor aman dan ditoleransi dengan baik selama 24 minggu pada populasi pasien ini. Menurut data, pasien menunjukkan perbaikan pada keringat klorida, titik akhir sekunder, pada minggu ke 24, serta perubahan parameter pertumbuhan utama.

Lumacaftor / ivacaftor menunjukkan profil keamanan yang serupa dengan pasien berusia 6 tahun ke atas. Efek samping yang paling umum yang terkait dengan penggunaannya adalah batuk dan sebagian besar efek samping ringan atau sedang dalam tingkat keparahan. Hasil uji klinis pada 4 pasien mengalami efek samping yang serius dan 3 pasien menghentikan pengobatan karena efek samping yang muncul atau peningkatan tes fungsi hati.

Sumber : https://www.pharmacytimes.com/news/cystic-fibrosis-treatment-approved-for-use-in-children-aged-2-to-5-years

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

12 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago