Categories: Berita

FDA Mulai Menarik Obat OTC Asam Lambung Ranitidin

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memperingatkan para profesional perawatan kesehatan dan pasien-pasien akan penarikan secara sukarela pada 26 September 2019 untuk tablet-tablet ranitidin produk OTC/Over The Counter (75 mg dan 150 mg), yang dijual di supermarket Walgreens, Walmart, dan Rite-Aid dan diproduksi oleh Apotex Corp.

Obat-obatan ini mungkin mengandung pengotor nitrosamin tingkat rendah yang disebut N-nitrosodimethylamine (NDMA). Konsumen yang menggunakan OTC ranitidin, yang digunakan untuk mencegah dan meringankan mulas yang berhubungan dengan konsumsi asam dan perut asam, dapat mempertimbangkan untuk menggunakan produk OTC lain yang disetujui untuk kondisi mereka.

NDMA diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen manusia (zat yang dapat menyebabkan kanker) berdasarkan hasil dari tes laboratorium. NDMA dikenal sebagai pencemar lingkungan dan ditemukan dalam air dan makanan, termasuk daging, produk susu dan sayuran.

Penarikan ini mengikuti pernyataan FDA baru-baru ini tentang kotoran NDMA yang terdeteksi dalam obat ranitidine. Agensi juga baru-baru ini memperingatkan pasien dan profesional perawatan kesehatan dari penarikan sukarela Sandoz Inc. atas resep ranitidine hidroklorida karena pengotor NDMA pada 23 September.

Apa yang harus diketahui pasien

Tidak semua obat ranitidin yang dipasarkan di AS ditarik.

FDA tidak merekomendasikan orang berhenti minum semua obat ranitidin saat ini.

Konsumen yang menggunakan OTC ranitidin dapat mempertimbangkan untuk menggunakan produk OTC lain yang disetujui untuk kondisinya.

Pasien yang menggunakan ranitidin resep yang ingin menghentikan penggunaan harus berbicara dengan profesional kesehatan mereka tentang pilihan pengobatan lain. Beberapa obat disetujui untuk penggunaan yang sama atau serupa dengan ranitidine.

Apa yang harus diketahui oleh para profesional perawatan kesehatan

Beberapa obat disetujui untuk penggunaan yang sama atau serupa dengan ranitidin. Profesional perawatan kesehatan harus mendiskusikan pilihan perawatan lain dengan pasien yang khawatir tentang ranitidine.

Tindakan FDA

FDA terus menguji produk ranitidin dari berbagai produsen dan menilai efek yang mungkin terjadi pada pasien yang menggunakan ranitidine. Selain itu, FDA baru-baru ini memposting metode pengujian, yang dapat digunakan oleh regulator dan industri untuk mendeteksi kotoran nitrosamin dalam ranitidine. FDA telah meminta produsen ranitidine untuk melakukan pengujian laboratorium untuk memeriksa tingkat NDMA di ranitidine dan untuk mengirim sampel ranitidine ke lembaga yang akan diuji oleh para ilmuwan kami.

FDA akan mengambil tindakan yang sesuai berdasarkan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung ini. Beberapa produsen telah memilih untuk menghentikan distribusi ranitidine sebagai tindakan pencegahan sementara FDA dan regulator internasional lainnya melakukan penyelidikan terhadap pengotor NDMA.

FDA terus mengevaluasi keamanan ranitidine dan akan memberikan lebih banyak informasi saat tersedia.

Kemungkinan penarikan sukarela di Indonesia

Hingga berita ini diturunkan, beberapa sumber menyebutkan, beredar surat penarikan sukarela Ranitidin HCL injeksi dari salah satu perusahaan BUMN Farmasi yang ditujukan untuk distributornya. Rilis resmi dari perusahaan maupun Badan POM belum ada.

Sumber : STATEMENT – FDA alerts health care professionals and patients to voluntary recall of ranitidine medicines. https://www.fda.gov/drugs/drug-safety-and-availability/fda-updates-and-press-announcements-ndma-zantac-ranitidine

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

19 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago