Foto Istimewa
farmasetika.com – Percobaan klinis tahap pertama menggunakan obat danoprevir (Ganovo) dalam terapi COVID-19 telah dirilis hasilnya, dimana menunjukkan bahwa obat danoprevir aman dan ditoleransi dengan baik pada pasien.
Data diterbitkan dalam medRxiv, dan uji coba dilakukan dengan melihat 19 pasien dalam pengobatan danoprevir selama 4 sampai 12 hari dikombinasikan dengan ritonavir.
Setelah perawatan awal ini, tes negatif pertama terjadi pada median 2 hari dan berkisar 1 hingga 8 hari. CT scan mengungkapkan bahwa tingkat penyerapan jelas terjadi pada median 3 hari mulai dari 2 hingga 4 hari.
Sebelas pasien dipulangkan dari rumah sakit setelah mereka memenuhi keempat kondisi ini: suhu tubuh normal selama 3 hari, gejala pernapasan membaik, pencitraan paru-paru menunjukkan penyerapan dan pemulihan lesi eksudatif akut dan dua tes RT-PCR negatif berturut-turut dari SARS-CoV- 2 asam nukleotida.
“Kami senang bahwa penelitian klinis pertama yang menggunakan Ganovo® (danoprevir) untuk mengobati pasien COVID-19 diterbitkan di medRxiv. Ascletis bangga menggunakan kembali obat HCV kami, danoprevir, sebagai pilihan terapi potensial untuk COVID-19. ” kata Dr. Jinzi Wu, Ketua dan CEO Ascletis mengomentari hasil yang telah dirilis.
Ganovo® (danoprevir) merupakan inhibitor HCV oral yang dikembangkan oleh Ascletis dan telah disetujui oleh Administrasi Produk Medis Nasional Amerika Serikat untuk peluncuran pasar pada Juni 2018 dalam pengobatan Hepatitis C kronis.
Sumber :
Results released from first clinical trial using Danoprevir to treat COVID-19. http://www.pharmafile.com//news/544460/results-released-first-clinical-trial-using-danoprevir-treat-covid-19
First Clinical Study Using HCV Protease Inhibitor Danoprevir to Treat Naive and Experienced COVID-19 Patients. https://www.medrxiv.org/content/10.1101/2020.03.22.20034041v1
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…