Editorial

Jejak Virus COVID-19 yang Perlu Diwaspadai di Rumah

Majalah Farmasetika – Sebuah penyelidikan dilakukan di kapal pesiar Diamond Princess yang terkonfirmasi lebih dari 700 orang penumpang positif COVID-19. Investigasi jejak virus di kapal ini dilakukan untuk mengetahui di daerah mana saja yang paling banyak terkontaminasi virus.

Hal ini penting diketahui agar tindakan desinfektasi perlu dilakukan di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh orang yang terjangkit COVID-19 baik yang bergejala maupun tanpa gejala.

Kondisi di kapal pesiar identik dengan lokasi penginapan termasuk tempat tinggal di rumah. Hasil investigasi dilaporkan melalui video singkat NHK World Japan.

Yamagishi Takuya dari Institusi Nasional Penyakit Menular Jepang melaporkan hasil identifikasi area-area spesifik yang mungkin terkontaminasi coronavirus baru penyebab penyakit COVID-19.

“Jejak virus ditemukan paling banyak di lantai kamar mandi termasuk di tempat duduk dan pengguyur closet, hampir mencapai 40%” ujar Takuya dikutip dari video yang dirilis NHK World Japan (28/5/2020).

Selain di kamar mandi, virus ditemukan di bantal, remote tv, dan telepon. Uniknya, hal ini terjadi juga di kamar pasien yang tanpa gejala.

“Orang-orang tidak bergejala bisa menularkan virusnya melalui kontak. Menggunakan desinfektan pada area spesifik di rumah bisa mencegah penularan COVID-19” tutupnya.

Pada dasarnya, area-area yang sering ditempati dan digunakan setiap hari perlu dilakukan pembersihan menggunakan desinfektan secara rutin.

Sumber :

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

1 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago