Gambar oleh Tumisu dari Pixabay
Majalah Farmasetika – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik hasil positif dari deksametason terhadap pasien COVID-19, tetapi sejauh ini tidak dipublikasikan atau ditelaah oleh para ahli riset terhadap hasil uji coba RECOVERY dari Oxford mengenai deksametason.
“Ini adalah berita bagus dan saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Inggris, Universitas Oxford, dan banyak rumah sakit dan pasien di Inggris yang telah berkontribusi pada terobosan ilmiah yang menyelamatkan nyawa ini,” kata Tedros dalam rilis berita.
Namun, ada beberapa keraguan, termasuk dari dokter di Amerika Serikat (AS).
“Kami terkejut sebelumnya, tidak hanya selama pandemi coronavirus tetapi bahkan pra-COVID, dengan hasil yang menarik bahwa ketika kita memiliki akses ke data tidak begitu meyakinkan,” ujar Dr Kathryn Hibbert, direktur unit perawatan intensif medis di Harvard General Massachusetts, Harvard Rumah Sakit, kepada Reuters.
“Kita harus melihat seperti apa penelitian itu mengingat lingkungan retraksi (penarikan jurnal) saat ini.” Dr Thomas McGinn, wakil kepala dokter di Northwell Health di New York, menambahkan.
“Saya hanya menunggu untuk melihat data asli, melihat apakah itu ditinjau oleh rekan dan dipublikasikan dalam jurnal nyata.” Lanjutnya.
Namun, surat dari kepala petugas medis Inggris menjelaskan mengapa deksametason harus digunakan pada pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit serius dengan efek langsung.
“Biasanya kami akan menyarankan menunggu publikasi penelitian penuh sebelum mengubah praktik, untuk memastikan analisis akhir dan peer review tidak mengarah pada kesimpulan yang berbeda.” Menurut rilis berita dikutip dari medscape (21/6/2020).
“Namun, mengingat keunggulan mortalitas yang jelas ini, dengan signifikansi yang baik, dan dengan obat yang terkenal yang aman dalam keadaan ini, kami menganggap wajar untuk praktik mengubah sebelum makalah akhir,” tutupnya.
Sumber : UK COVID-19 Update: Dexamethasone Praise & Scepticism https://www.medscape.com/viewarticle/932477
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…