Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration telah menyetujui collagenase clostridium histolyticum-aaes (Qwo, Endo International) untuk perawatan selulit sedang hingga berat di wanita dewasa. Obat ini adalah pengobatan injeksi pertama untuk selulit yang disetujui FDA.
Dalam selulit, septa berserat merupakan faktor utama. Septa membentuk jaringan ikat berserat yang menghubungkan kulit secara tegak lurus dengan fasia di bawah dan menambatkan kulit, menariknya ke bawah dan mengarah ke penampilan seperti kasur, biasanya disebut sebagai “lesung pipit.”
Ketika disuntikkan ke dalam area perawatan, Qwo diperkirakan akan melepaskan septa fibrosa secara enzimatik dengan secara khusus menargetkan kolagen tipe 1 dan 3, yang dapat menghasilkan menghaluskan kulit dan meningkatkan penampilan selulit.
Efek samping Qwo yang paling umum termasuk memar di tempat suntikan, nyeri, area kekerasan, gatal, kemerahan, perubahan warna, pembengkakan, dan kehangatan di area perawatan.
Qwo diharapkan akan tersedia di seluruh Amerika Serikat di klinik praktisi perawatan kesehatan estetika mulai pada Musim Semi 2021.
“Qwo bisa menjadi game-changer bagi banyak wanita dengan selulit,” Anne Chapas, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di Union Square Laser Dermatology di New York, mengatakan dalam siaran pers.
“Saya sangat senang sekarang akan ada pilihan perawatan injeksi yang disetujui FDA terbukti mengatasi akar penyebab selulit. Apa yang menarik tentang Qwo adalah bahwa itu adalah perawatan selulit mutakhir, tanpa pemotongan, ”kata Dr. Chapas.
Sumber : FDA approves Qwo for treatment of cellulite https://www.mdedge.com/dermatology/article/225082/aesthetic-dermatology/fda-approves-qwo-treatment-cellulite
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…