Majalah Farmasetika – Avigan (Favipiravir), obat yang digadang-gadang pemerintah Indonesia dapat digunakan dalam terapi COVID-19, akan di uji klinik di Kuwait.
Perusahaan Farmasi asal Jepang, Fujifilm Toyama Chemical, akan memulai uji klinis yang menyelidiki keefektifan Avigan dalam merawat pasien coronavirus di Kuwait.
Uji coba akan dilakukan bekerja sama dengan Dr. Reddy’s Laboratories Ltd, dari India, dan akan melibatkan 1.000 orang untuk menyelidiki apakah obat flu dapat bekerja sebagai pengobatan untuk COVID-19.
Awal bulan Juli ini, Fujifilm mengatakan telah memberikan hak eksklusif Dr. Reddy untuk mengembangkan, memproduksi, dan menjual Avigan sebagai pengobatan coronavirus potensial di luar negeri bersama dengan Global Response Aid.
Uji klinik awalnya seharusnya dilakukan di Jepang, dan dirancang untuk melibatkan 96 orang hingga akhir Maret hingga Juni. Percobaan dilaporkan kehabisan pasien, mengakhiri rencana Perdana Menteri Shinzo Abe yang berharap untuk menggunakan obat secara luas sebagai pengobatan COVID-19.
Kuwait memiliki jumlah kasus virus corona dua kali lipat dibandingkan dengan Jepang sehingga diharapkan akan ada aliran peserta yang lebih mantap dalam studi yang memiliki virus. Jika uji coba terbukti berhasil, Fujifilm akan menggunakan data untuk menunjukkan bahwa perawatan dapat digunakan di Jepang.
Avigan (favipiravir) adalah obat antivirus yang sebagian besar digunakan untuk mengobati influenza di Jepang. Itu disetujui di negara itu pada tahun 2014 dan menjadi obat generik pada tahun 2019.
Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru terkait uji klinik Avigan di Indonesia.
Sumber : Fujifilm to begin clinical trials testing Avigan in COVID-19 patients in Kuwait. http://www.pharmafile.com//news/553995/fujifilm-begin-clinical-trials-testing-avigan-covid-19-patients-kuwait
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…
Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…