Regulasi

95% Apoteker di Jabar Siap Mengabdi di Puskesmas

Majalah Farmasetika – Dari 836 responden survey yang dilakukan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Jawa Barat (PD IAI Jabar), 95% apoteker mengisi siap mengabdi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Survey ini dilakukan pasca penerbitan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 26 tahun 2020 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puksesmas sebagai pengganti Peraturan Menteri Kesehatan nomor 74 tahun 2016.

Dalam pasal 6 diartikan bahwa selain kondisi ideal, bagi Puskesmas dengan kondisi riil dimana tidak memiliki apoteker, maka pekerjaan kefarmasian secara terbatas dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan lainnya dibawah supervisi atau pengawasan apoteker yang ditunjuk Dinas Kesehatan.

Survey yang dilakukan sejak tanggal 30 Oktober 2020, menghasilkan data sementara bahwa dari 836 responden apoteker di Jabar, 96% setuju adanya layanan apoteker di Puskesmas, 95% apoteker mengisi siap mengabdi di Puskesmas, 99% siap berpraktek sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.

Selain itu, Ketua PD IAI Jabar, apt. Catleya Febrinella, S.Si., MM., merilis data sebanyak 77 apoteker diterima sebagai CPNS tahun 2020.

“Berdasarkan data potensi yang ada di Jabar, supervisi tidak perlu dilakukan, mari kita fokus kepada apoteker pemimpin ruang farmasi di Puskesmas” ujar Catleya kepada redaksi (1/11/2020).

Menurutnya, perlu optimalisasi dalam sosialisasi dan advokasi oleh IAI dan Praktisi Puskesmas kepada Kepala Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Pemerintah setempat.

“Kita perlu data pendukung dari daerah lain terkait hal ini, data adalah advokasi kita, kalo tidak sekarang kapan lagi?” tutup Catleya. (Red./NW)

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

4 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

5 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago