Categories: Berita

Vaksin J&J Efektif Cegah Tertular Virus COVID-19 Varian Delta

Majalah Farmasetika – Johnson & Johnson (J&J) telah melaporkan bahwa vaksin Covid-19 dosis tunggalnya merangsang aktivitas antibodi penetral yang kuat dan berkelanjutan terhadap varian Delta (B.1.617.2), serta varian virus SARS-CoV-2 lainnya.

Pengumuman ini mengikuti analisis data yang diambil dari sampel darah dari subset subjek dalam uji klinis ENSEMBLE Fase III.

Hasil menunjukkan bahwa satu tembakan J&J memicu aktivitas antibodi penetralisir yang lebih tinggi terhadap varian Delta dibandingkan dengan aktivitas terhadap varian Beta (B.1.351) di Afrika Selatan, di mana peningkatan kemanjuran terhadap COVID-19 yang parah atau kritis diamati.

Vaksin ini juga ditemukan efektif di semua wilayah yang dianalisis di seluruh dunia, termasuk di Afrika Selatan dan Brasil, wilayah di mana peningkatan insiden varian Beta dan Zeta (P.2) terlihat selama penelitian.

Sesuai sub-studi uji coba Fase I/IIa J&J, daya tahan respons imun humoral dan seluler yang diinduksi oleh vaksin Covid-19 berlangsung selama minimal delapan bulan, titik waktu terbaru yang dianalisis sejauh ini.

Selain itu, respons sel T, termasuk sel T CD8+ yang mendeteksi dan membunuh sel yang terinfeksi, berlanjut selama durasi evaluasi delapan bulan.

Mathai Mammen, kepala R&D global di J&J, mengatakan: “Data saat ini selama delapan bulan yang dipelajari sejauh ini menunjukkan bahwa vaksin tunggal Johnson & Johnson COVID-19 menghasilkan respons antibodi penetralisir yang kuat yang tidak berkurang. Sebaliknya, kami mengamati peningkatan dari waktu ke waktu.

“Selain itu, kami mengamati respons imun seluler yang persisten dan sangat kuat, serta tahan lama.” lanjutnya.

Moderna juga baru-baru ini merilis data efikasi vaksinnya terhadap varian Delta, menunjukkan jab memiliki efek penetralan terhadap semua varian COVID-19 yang diuji, termasuk varian Beta, Eta, dan Kappa.

Namun, respons antibodi terhadap varian delta sekitar dua kali lebih lemah daripada melawan strain leluhur virus.

Sumber

J&J COVID vaccine effective against Delta variant http://www.pharmafile.com/news/581580/jj-covid-vaccine-effective-against-delta-variant

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com
Tags: covid-19j&j

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

8 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

5 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago