Majalah Farmasetika – Vaksin booster Pfizer dan Moderna telah terbukti memberikan respons dorongan terbaik secara keseluruhan, menurut uji coba di Inggris yang menguji tujuh suntikan vaksin berbeda.
Penelitian ini melibatkan hampir 3.000 orang dewasa, dan dipimpin oleh University of Southampton. Hasilnya dipublikasikan di Lancet.
Uji coba ini adalah studi pertama yang menguji kemanjuran suntikan booster COVID-19, dan membenarkan keputusan awal Inggris untuk menggunakan kedua vaksin ini sebagai booster. Sementara semua vaksin yang diuji meningkatkan kekebalan terhadap COVID-19 sampai batas tertentu, vaksin Pfizer dan Moderna menunjukkan respons paling positif.
Vaksin Moderna dan Pfizer memberikan dorongan terbaik untuk antibodi dan sel T, yang keduanya merupakan faktor penting dalam kemanjuran vaksin, terutama setelah dua dosis awal AstraZeneca.
Para peneliti mengatakan bahwa bahkan setengah dosis booster Pfizer dapat digunakan untuk meningkatkan kekebalan di antara populasi, untuk memaksimalkan pasokan vaksin.
Booster telah terbukti mengurangi risiko infeksi hingga lebih dari 93%, dan semua orang dewasa di Inggris yang berusia di atas 18 tahun saat ini sedang ditawari suntikan booster. Ini mengikuti tujuan pemerintah Inggris untuk mengelola booster untuk semua di bawah 40-an pada akhir Januari.
Hasil uji coba ini diyakini telah mendorong Inggris untuk memesan 114 juta dosis tambahan vaksin Pfizer dan Moderna, yang akan diluncurkan selama bulan-bulan musim dingin mendatang dan seterusnya.
Berbicara kepada BBC, Prof Saul Faust, yang memimpin uji coba di University Hospital Southampton NHS Foundation Trust, berkomentar: “Sangat menggembirakan bahwa berbagai macam vaksin, menggunakan teknologi yang berbeda, menunjukkan manfaat sebagai dosis ketiga baik untuk AstraZeneca atau Pfizer- BioNTech.
“Itu memberikan kepercayaan diri dan fleksibilitas dalam mengembangkan program booster di Inggris dan secara global.”
Sumber
UK study shows Pfizer and Moderna jabs give best COVID-19 protection http://www.pharmafile.com/news/597966/uk-study-shows-pfizer-and-moderna-jabs-give-best-covid-19-protection
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…