Majalah Farmasetika – Unilever Amerika Serikat menarik kembali dari pasaran merek populer produk aerosol seperti sampo kering, dan produk Dove hingga TRESemme setelah ditemukannya kadar Benzena yang berpotensi tinggi di dalamnya.
Menurut pengumuman perusahaan pada 18 Oktober dan diterbitkan oleh Food and Drug Administration (FDA) pada 21 Oktober, penarikan Unilever berkaitan dengan produk yang dibuat sebelum Oktober 2021.
“Unilever Amerika Serikat hari ini mengeluarkan penarikan produk sukarela ke tingkat konsumen dari lot terpilih. kode produk aerosol sampo kering yang diproduksi sebelum Oktober 2021 dari Dove, Nexxus, Suave, TIGI (Rockaholic and Bed Head), dan TRESemme karena berpotensi meningkatkan kadar benzena.”
“Benzena diklasifikasikan sebagai karsinogen manusia. Paparan benzena dapat terjadi melalui inhalasi, oral, dan melalui kulit dan dapat mengakibatkan kanker termasuk leukemia dan kanker darah sumsum tulang dan gangguan darah yang dapat mengancam jiwa. Benzena ada di mana-mana di lingkungan. Manusia di seluruh dunia terpapar setiap hari di dalam dan di luar ruangan dari berbagai sumber, ”kata Unilever dalam pemberitahuan yang diposting oleh FDA di situs webnya.
“Berdasarkan evaluasi bahaya kesehatan independen, paparan harian terhadap benzena dalam produk yang ditarik pada tingkat yang terdeteksi dalam pengujian diperkirakan tidak akan menyebabkan konsekuensi kesehatan yang merugikan. Unilever A.S. menarik kembali produk-produk ini karena sangat berhati-hati. Unilever belum menerima laporan tentang efek samping hingga saat ini terkait penarikan ini,” bunyi pemberitahuan lebih lanjut.
Sekarang, pengecer telah diberitahu untuk menghapus produk yang ditarik dari rak.
“Produk yang ditarik didistribusikan secara nasional di Amerika Serikat. Pengecer telah diberitahu untuk menghapus produk yang ditarik dari rak, ”tambah perusahaan.
Menanggapi hal ini, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Reri Indriani mengungkapkan, produk-produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia
“Ini kami sudah memberikan penjelasan, bahwa tidak terdaftar di Indonesia,” ungkap Reri saat ditemui di Kawasan Kemayoran Jakarta pada Selasa (25/10/2022) dikutip dari bisnis.com.
Bahkan Reri menyebut, penjelasan BPOM bahwa produk-produk tersebut tidak terdaftar diproduksi di Indonesia, sudah cukup lama.
“Penjelasannya sudah cukup lama ya, mungkin kalo disearch penjelasan sampo tersebut, BPOM sudah menjelaskan tidak terdaftar diproduksi di Indonesia,” tegas Reri.
Lebih lanjut, Reri menambahkan, BPOM terkait hal ini juga sudah melakukan pemantauan di pasaran.
“Selain kami mengecek terdaftar tidaknya di Indonesia, kami juga melakukan pemantauan terhadap produk tersebut di pasaran,” pungkas Reri.
Sumber
Unilever US recalls Dove, aerosol dry shampoos over cancer risk https://www.easterneye.biz/unilever-us-recalls-dove-aerosol-dry-shampoos-over-cancer-risk/
BPOM: Produk Sampo Kering Unilever yang Ditarik di AS Tidak Terdaftar di Indonesia https://bisnis.com/amp/read/20221026/106/1591564/bpom-produk-sampo-kering-unilever-yang-ditarik-di-as-tidak-terdaftar-di-indonesia
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…