Berita

Timbulkan Infeksi di Pasien, FDA Tarik 3 Produk Obat Tetes Mata

Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat baru-baru ini menarik kembali tiga merek obat tetes mata, termasuk satu yang dikaitkan dengan infeksi serius, kehilangan penglihatan dan kematian (3/2/2022).

Penarikan tersebut termasuk Tetes Mata Pelumas Air Mata Buatan yang didistribusikan oleh EzriCare dan Delsam Pharma, Brimonidine Tartrate Ophthalmic Solution 0,15% dari Apotex Corporation, dan tetes MSM Purely Soothing 15%, dari Pharmedica USA.

Air Mata Buatan dikaitkan dengan infeksi mata yang parah pada sekitar 55 pasien, menyebabkan infeksi pseudomonas secara khusus. Brimonidine ditarik kembali karena retakan yang ditemukan di tutup botol dan Purely Soothing dikaitkan dengan masalah non-sterilitas, serta laporan infeksi terkait.

Masing-masing obat tetes mata ini memiliki berbagai nomor lot yang perlu diingat. Salep Mata Buatan juga ditarik dari Global Pharma Healthcare setelah dikaitkan dengan kontaminasi bakteri; namun, tidak ada infeksi yang dilaporkan hingga saat ini.

Penarikan baru-baru ini mempengaruhi pasien di 12 negara bagian yang berbeda, termasuk California. Penarikan utama dikeluarkan karena keseriusan penyakit dan infeksi yang terkait dengannya, termasuk kebutaan. Mereka yang terkena mengalami gejala seperti penglihatan kabur, keluarnya cairan, nyeri di mata, kemerahan kelopak mata, dan peningkatan kepekaan terhadap cahaya

“Jika Anda menggunakan salah satu produk khusus ini, berhentilah,” kata Gary D. Novack, seorang profesor di UC Davis Health. Novack adalah farmakolog klinis dengan pengalaman puluhan tahun dalam pengembangan produk oftalmik.

UC Davis Eye Center belum melihat adanya kasus yang terkait dengan tetes EzriCare, tetapi infeksi telah dilaporkan di 12 negara bagian, termasuk California.

“Menggunakan air mata buatan yang terkontaminasi meningkatkan risiko infeksi mata yang dapat menyebabkan kebutaan atau penyakit serius,” kata Novack.

Gejala umum infeksi mata termasuk penglihatan kabur, keluarnya cairan, nyeri atau tidak nyaman, kemerahan pada kelopak mata atau mata, perasaan seperti ada sesuatu di mata, dan kepekaan yang meningkat terhadap cahaya. “Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, silakan temui ahli perawatan mata,” kata Novack.

Sumber

FDA recalls 3 brands of eye drops. What patients need to know https://health.ucdavis.edu/news/headlines/fda-recalls-3-brands-of-eye-drops-what-patients-need-to-know-/2023

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

51 menit ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

4 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

7 hari ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

1 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago

Iqirvo: Langkah Maju dalam Pengobatan Penyakit Autoimun Hati (Primary Biliary Cholangitis)

Majalah Farmasetika - Pada Agustus 2024, dunia medis menyambut Iqirvo, sebuah terapi revolusioner untuk Primary…

4 minggu ago