Regulasi

BPOM Tetapkan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan Peningkat Daya Tahan Tubuh

Majalah Farmasetika –  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Keputusan Kepala Badan POM Nomor HK.02.01.1.2.08.20.385 Tahun 2020 tentang Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan.

Sesuai rilis dari situs resminya (24/9/2020), Vitamin D memiliki fungsi penting bagi tubuh. Vitamin D merupakan salah satu mikronutrien yang diperlukan oleh tubuh terutama dalam menghadapi kondisi risiko tinggi terjadinya penyakit infeksi seperti COVID-19, karena Vitamin D juga berperan pada sistem daya tahan tubuh (immune system).

“Dengan ditetapkannya Vitamin D 1000 IU sebagai suplemen kesehatan diharapkan pelaku usaha dapat mendaftarkan produk Vitamin D 1000 IU tersebut dengan tetap mengutamakan keamanan produk dan melakukan monitoring efek samping di peredaran. ” kata Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito dalam acara sosialisasi peraturan Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku usaha, tenaga kesehatan (24/9/2020).

“Semua perlu dilakukan sebagai perlindungan terhadap konsumen,” ujar Kepala BPOM dikutip dari situs resminya.

Keputusan Kepala Badan POM tersebut mengatur label/penandaan produk yang bertujuan melindungi masyarakat agar dapat menggunakan vitamin D 1000 IU secara aman dan efektif.

“Sebelum mengonsumsi, masyarakat perlu terlebih dahulu mengecek kadar darah dan konsultasi ke dokter untuk menentukan Vitamin D yang cocok untuk tubuh,” jelas Kepala Badan POM.

Adanya Keputusan Kepala Badan POM Nomor HK.02.01.1.2.08.20.385 Tahun 2020 tentang Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan diharapkan dapat mendorong industri lokal untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar Vitamin D 1000 IU di dalam negeri.

“Diharapkan masyarakat Indonesia tidak perlu berobat ke luar negeri atau membeli suplemen luar negeri tapi membeli produk dalam negeri,” pesan Kepala BPOM.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi), Perwakilan Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu), Perwakilan Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI), Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), Perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan para Pelaku Usaha di Bidang Suplemen Kesehatan.

Kepada para peserta kegiatan, Kepala BPOM menyampaikan bahwa BPOM selalu terbuka berdiskusi terhadap masukan pelaku usaha dalam mendukung perkembangan terhadap produk obat, obat tradisional dan suplemen kesehatan yang ada di Indonesia.

Sumber : Penetapan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/19666/Penetapan-Vitamin-D-1000-IU-sebagai-Suplemen-Kesehatan.html

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

2 hari ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

3 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

7 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago