Categories: Parenteral

Dupilumab, Obat Eksim Atopik Baru untuk Anak

Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration telah menyetujui dupilumab untuk anak-anak berusia 6-11 tahun dengan dermatitis (eksim) atopik sedang hingga berat, produsen mengumumkan dalam sebuah konferensi pers.

Indikasi baru adalah untuk anak-anak “yang penyakitnya tidak cukup terkontrol dengan terapi resep topikal atau ketika terapi tersebut tidak dianjurkan,” kata Regeneron dan Sanofi dalam siaran pers (27/5/2020), yang menunjukkan bahwa ini adalah biologik pertama yang disetujui untuk AD pada usia ini. kelompok.

Untuk anak-anak usia 6-11, dua dosis dupilumab (Dupixent) yang tersedia dalam jarum suntik yang diberikan diberikan berdasarkan berat – 300 mg setiap 4 minggu untuk anak-anak antara 15 hingga 29 kg dan 200 mg setiap 2 minggu untuk anak-anak 30 hingga 59 kg – mengikuti dosis pemuatan awal.

Dalam uji coba fase 3, anak-anak dengan DA parah yang menerima dupilumab dan kortikosteroid topikal meningkat secara signifikan dalam keseluruhan keparahan penyakit, pembersihan kulit, dan gatal-gatal, dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan steroid saja.

Area Eksim dan Indeks Keparahan-75, misalnya, dicapai oleh 75% pasien yang menggunakan dosis dupilumab, masing-masing dibandingkan dengan 28% dan 26%, untuk mereka yang menerima steroid saja setiap 4 dan setiap 2 minggu, kata pernyataan itu.

Selama periode pengobatan 16 minggu, tingkat keseluruhan dari efek samping adalah 65% untuk mereka yang mendapatkan dupilumab setiap 4 minggu dan 61% untuk setiap 2 minggu – dibandingkan dengan steroid saja (masing-masing 72% dan 75%), kata pernyataan itu.

Antibodi monoklonal manusia sepenuhnya menghambat pensinyalan protein interleukin-4 dan interleukin-13 dan telah disetujui sebagai perawatan perawatan tambahan pada anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan asma sedang hingga berat (fenotipe eosinofilik atau oral-kortikosteroid tergantung) pada orang dewasa dengan rinosinusitis kronis yang tidak cukup terkontrol dengan poliposis hidung, tertulis dalam informasi produk.

farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Share
Published by
farmasetika.com

Recent Posts

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…

19 jam ago

EXXUA, Obat Baru Terapi Gangguan Depresi Mayor Mengandung Giperone

Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…

2 hari ago

EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi

Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…

6 hari ago

Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan

Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…

1 minggu ago

Konsep Aplikasi RME-APOTEK Komunitas: Transformasi Praktik Kefarmasian Menuju Pelayanan Klinis Terintegrasi

Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…

2 minggu ago

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…

2 minggu ago