Majalah Farmasetika – Stabilitas merupakan salah satu parameter yang sangat penting dalam pengembangan obat karena dapat menggambarkan kemampuan obat untuk mempertahankan sifat kimianya, kekuatan, dan kualitas sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan. Hal yang paling penting dalam stabilitas adalah menjaga efikasi obat dan tidak terjadinya peningkatkan toksisitas selama masa penyimpanan …
Read More »Analisis Kesesuaian Penyimpanan Cold Chain Product (CCP) di Salah Satu Pedagang Besar Farmasi
Majalah Farmasetika – Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki peran yang sangat penting dalam menangani produk rantai dingin atau cold chain product (CCP), terutama pada saat penyimpanan. CCP atau produk rantai dingin merupakan obat-obatan yang disimpan dalam kisaran suhu yang telah ditetapkan. PBF harus memiliki sertifikat CDOB Cold Chain Product (CCP) …
Read More »Pengembangan Obat RLS-0071 oleh ReAlta: Potensi Terapi Baru untuk aGVHD
Majalah Farmasetika – Obat ini saat ini sedang menjalani uji klinis fase 2 untuk pasien berusia 12 tahun atau lebih yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit graft-versus-host akut (aGVHD) yang resisten terhadap steroid. FDA telah memberikan penetapan obat yatim (orphan drug designation) dan jalur cepat (fast track designation) untuk …
Read More »Capivasertib, Golongan AKT inhibitor Pertama sebagai Terapi Kanker Payudara Stadium Lanjut HR-positif
Majalah Farmasetika – Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan angka kejadian tertinggi dan angka kematian tertinggi di dunia. Seiring dengan adanya permasalahan resistensi terhadap terapi yang tersedia, pengembangan capivarsetib, terapi golongan AKT inhibitor pertama yang disetujui oleh FDA diharapkan menjadi opsi terapi yang baru untuk pasien kanker payudara metastatik. …
Read More »Klasifikasi Apotek dalam KBLI 2025 Jadi Perhatian Farmasis Indonesia Bersatu
Majalah Farmasetika – Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) menyampaikan dokumen masukan kebijakan (policy brief) kepada Presiden Republik Indonesia dan Komisi IX DPR RI terkait klasifikasi apotek dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Dokumen tersebut memuat pandangan organisasi profesi farmasis mengenai penempatan apotek yang saat ini masih tercantum dalam kategori …
Read More »Yorvipath, Terapi Hipoparatiroidisme Pertama dan Satu-satunya yang Disetujui FDA
Majalah Farmasetika – Food and Drugs Administration USA (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat menyetujui penemuan obat baru injeksi subkutan Yorvipath sebagai terapi pengobatan hipoparatiroidisme pada orang dewasa, tercatat pada tanggal 9 Agustus 2024. Kondisi hipoparatiroidisme menyebabkan kadar kalsium yang rendah dengan kadar fosfat yang tinggi, ketidakseimbangan …
Read More »Rezdiffra: Membuka Jalan untuk Pengobatan NASH Non-Sirosis yang Lebih Baik
Majalah Farmasetika – FDA menyetujui Rezdiffra, agen pertama untuk steatohepatitis non-alkoholik non-sirosis (NASH) dengan fibrosis hati sedang atau lanjut pada orang dewasa. Ini adalah terapi pertama yang disetujui untuk penyakit yang dikatakan mempengaruhi sekitar 6 hingga 8 juta orang di AS, banyak di antaranya dengan latar belakang obesitas dan sindrom …
Read More »VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD
Majalah Farmasetika – FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi radang usus besar setelah meninjau uji klinis yang dilakukan dibanyak negara. Kolitis ulseratif merupakan kondisi peradangan kronis pada usus besar dan rektum yang ditandai oleh gejala seperti diare berulang dengan darah, nyeri perut, dan peningkatan …
Read More »EXBLIFEP® Kombinasi Antibiotik Baru Terapi Infeksi Saluran Kemih dengan Komplikasi
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah menyetujui EXBLIFEB®, yang merupakan kombinasi antibiotik baru (Cefepime-Enmetazobactam) dari Allecra Therapeutics sebagai pengobatan pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan Komplikasi. Peranan Penting EXBLIFEB® bagi Pengobatan ISK-Komplikasi Selama ini β-laktam pernah menjadi kelompok antibiotik yang paling …
Read More »Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan
Majalah Farmasetika – Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan antara kebijakan pendidikan tinggi, pemetaan sumber daya manusia, dan penyederhanaan administrasi yang—tanpa disadari—menyentuh wilayah profesi kesehatan. Ketika istilah administratif mulai dipahami sebagai identitas profesi, yang dipertaruhkan bukan sekadar ketepatan bahasa, melainkan kejelasan peran klinis apoteker …
Read More »
Berita
Berita terbaru berkenaan dengan farmasetika