Berita

Berita terbaru berkenaan dengan farmasetika

WHO Tolak Plasma Konvalesen untuk Terapi COVID-19

Majalah Farmasetika – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO/World Health Organization) sekarang sangat tidak merekomendasikan penggunaan plasma konvalesen dalam pengobatan pasien COVID-19 terlepas dari stadium penyakit mereka (7/12/2021). Beberapa ahli di Amerika Serikat tidak setuju dengan rekomendasi tersebut, menyatakan ada pasien yang dapat mengambil manfaat dari plasma dari mereka yang telah pulih …

Read More »

Sah! RUU Kefarmasian Tak Masuk 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022

Majalah Farmasetika – Rancangan Undang Undang (RUU) Kefarmasian kembali terlempar dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas untuk tahun 2022 setelah disepakati oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan DPD RI yang menyetujui 40 RUU masuk Prolegnas Prioritas 2022. RUU Kefarmasian sendiri berada di urutan ke …

Read More »

UU Farmasi dan Praktik Keapotekeran Penting Untuk Lindungi Praktik Peracikan di Apotek

Majalah Farmasetika – Salah satu tujuan diusulkannya Rancangan Undang-Undang Farmasi dan Praktik Keapotekeran (RUU F&PK) bertujuan untuk melindungi masyarakat (pasien / konsumen) dan para profesi Apoteker di Indonesia dalam menjalankan praktik profesi. Agar aparat kepolisian, stakeholder dan masyarakat, sesuai tupoksinya bisa menghargai kewenangan dan kode etik apoteker dalam menjalankan profesinya. …

Read More »

Nomenklatur PRAKTIK KEFARMASIAN dan PEKERJAAN KEFARMASIAN yang Benar

Majalah Farmasetika – Rubrik Opini. Nomenklatur PRAKTIK KEFARMASIAN dan PEKERJAAN KEFARMASIAN sangat perlu untuk diangkat sebagai topik pembicaraan karena ada yang berusaha membentuk opini seolah-olah PRAKTIK KEFARMASIAN dan PEKERJAAN KEFARMASIAN itu adalah 2 (dua) nomenklatur yang berbeda makna. Benarkah demikian❓ Bagaimanakah peraturanperundangan di Indonesia menggunakan 2 (dua) nomenklatur ini untuk …

Read More »

WHO : Omicron Belum Jelas Sebabkan COVID-19 yang Lebih Parah

Majalah Farmasetika – WHO telah mengumumkan bahwa masih belum jelas apakah varian virus corona yang baru-baru ini terdeteksi Omicron lebih menular, atau menyebabkan penyakit yang lebih parah, dibandingkan dengan varian lainnya. Ini termasuk varian Delta yang sangat mudah menular. Sembilan kasus Omicron telah terdeteksi di Inggris, dan dua di Kanada. …

Read More »

Peneliti Cemaskan Varian Omicron COVID-19 yang Sangat Bermutasi

Majalah Farmasetika – Para peneliti di Afrika Selatan berlomba melacak munculnya varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19. Varian ini menyimpan sejumlah besar mutasi yang ditemukan pada varian lain, termasuk Delta, dan tampaknya menyebar dengan cepat ke seluruh Afrika Selatan. Prioritas utama adalah mengikuti varian lebih dekat saat menyebar: …

Read More »

Livtencity, Obat Pertama untuk Infeksi Pasca Transplantasi yang Resistan terhadap Obat

Majalah Farmasetika – FDA telah menyetujui Livtencity (maribavir) sebagai obat pertama untuk mengobati pasien dewasa dan anak-anak dengan jenis infeksi virus yang umum, dengan atau tanpa mutasi genetik yang menyebabkan resistensi, yang terjadi pada pasien setelah transplantasi organ. Perawatan ini mencegah aktivitas enzim sitomegalovirus manusia pUL97, menghalangi replikasi virus. Livtencity …

Read More »

FDA Setujui Terapi Pertama untuk Obati Kanker yang Sangat Langka

Majalah Farmasetika – Aadi Bioscience mengumumkan bahwa FDA telah menyetujui obat intravena Fyarro (partikel terikat protein sirolimus untuk suspensi yang dapat disuntikkan) untuk pengobatan tumor sel epiteloid perivaskular ganas yang tidak dapat direseksi secara lokal atau metastasis, yang dikenal sebagai PEComa. Aadi berbagi bahwa persetujuan ini menandai terapi pertama untuk …

Read More »