Recent Posts

Uni Eropa Larang Penggunaan Krim Estradiol Lebih dari 4 Minggu

Farmasetika.com – Komite Penilaian Risiko Farmakovigilans Badan Obat Eropa (Pharmacovigilance Risk Assessment Committee/PRAC) merekomendasikan pembatasan penggunaan krim kekuatan tinggi yang mengandung estradiol 100 μg / g (0,01%) pada periode pengobatan tunggal tidak lebih dari 4 minggu. Alasan untuk rekomendasi ini adalah untuk menurunkan risiko efek samping, seperti pembekuan darah, stroke, …

Read More »

BPOM Eropa Minta Semua Obat Generik dan OTC Diperiksa NDMA

Farmasetika.com – Imbas kekhawatiran mengenai cemaran yang menyebabkan kanker dalam obat mengandung ranitidin dan obat tekanan darah (valsartan) yang biasa digunakan di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Badan Pengawas Obat Eropa/European Medicines Agency (EMA) bagian komite obat manusia (human medicines committee/CHMP) meminta agar pemegang izin pemasaran (marketing authorization holders/MAH) …

Read More »

Beresiko Kanker, BPOM Minta Masyarakat Ganti Terapi Obat Maag Ranitidin

asam lambung

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan keterangan lanjutan terkait cemaran Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk ranitidin (11/10/2019). Total 67 batch dari 9 produk ranitidin yang diedarkan 7 perusahaan farmasi diketahui memiliki kadar NDMA diatas ambang batas dipersyaratkan dan izin edarnya dibekukan. BPOM telah memberikan persetujuan terhadap ranitidin, obat …

Read More »

BPOM : 67 Batch Produk Ranitidin Mengandung NDMA Ditarik dari Pasaran

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis 67 batch dari 9 obat mengandung ranitidin yang izin edarnya dibekukan dikarenakan kandungan N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang melebihi batas ambang yang dipersyaratkan. Tambahan produk yang ditarik dalam bentuk sediaan tablet salut selaput. “Kemarin kita uji 10 brand dan ada 6 brand yang …

Read More »

Obat Herbal dan Obat Diabetes Dexa Group Tembus Pasar Yordania dan Palestina

Penandatanganan supply agreement antara Dexa Medica yang diwakili oleh Bapak Krestijanto Pandji dan Al Noor Drugs Store—partner perusahaan farmasi dari Kerajaan Yordania. Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Badan POM RI Ibu Penny K. Lukito dan Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah merangkap Republik Palestina Bapak Andy Rachmianto.

farmasetika.com – Produk farmasi hasil karya anak bangsa yakni obat herbal modern dan obat diabetes, kembali menembus pasar ekspor baru. Produk-produk farmasi Dexa Group ini, akan diekspor secara berkelanjutan selama lima tahun mendatang ke Kerajaan Yordania dan Republik Palestina melalui penandatanganan kerjasama supply agreement antara Dexa Medica—yang merupakan bagian dari …

Read More »
Skip to toolbar